Slapanan Cucu Kabiro SBI Jember, Merawat Tradisi, Menguatkan Silaturahmi dalam Lantunan Sholawat

Daerah, Nasional, Sosial11 Dilihat

Slapanan Cucu Kabiro SBI Jember, Merawat Tradisi, Menguatkan Silaturahmi dalam Lantunan Sholawat 1JEMBER, KabarSBI.com — Tradisi keluarga kembali menjadi ruang untuk meneguhkan rasa syukur dan mempererat silaturahmi. Slapanan cucu Kabiro SBI Jember, Gunawan, digelar penuh khidmat untuk Mohammad Nizar Rayan, putra dari anak kedua Gunawan. Acara berlangsung dalam suasana sederhana, hangat, dan sarat nilai keagamaan, Senin, 5 Oktober 2026.

Slapanan Cucu Kabiro SBI Jember, Merawat Tradisi, Menguatkan Silaturahmi dalam Lantunan Sholawat 2Rangkaian slapanan diisi dengan pembacaan sholawat dan Barzanji, sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus doa bagi perjalanan hidup sang cucu. Lantunan sholawat menjadi pengingat bahwa kelahiran seorang anak bukan hanya menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga membawa harapan besar agar generasi yang tumbuh kelak memiliki akhlak dan kepribadian yang baik.

Pembacaan sholawat dan Barzanji dipimpin Kiai Holis bersama Kiai H. Hasim Ashari. Kehadiran para ulama dan tokoh agama memberikan warna tersendiri bagi acara tersebut. Doa yang dipanjatkan menjadi simbol harapan agar Mohammad Nizar Rayan senantiasa memperoleh kesehatan, keselamatan, keberkahan, serta tumbuh menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua.

Ketua Umum GMOCT menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada keluarga besar Gunawan atas terselenggaranya acara slapanan tersebut. Menurutnya, di tengah kehidupan yang semakin dinamis, tradisi keagamaan dan kebersamaan keluarga tetap memiliki nilai penting untuk menjaga hubungan antargenerasi.

“Atas nama keluarga besar GMOCT dan SBI, kami menyampaikan selamat kepada Pak Gunawan dan keluarga. Semoga Mohammad Nizar Rayan tumbuh menjadi anak yang sehat, berakhlak mulia, berbakti kepada orang tua, serta kelak menjadi manusia yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” ujar Ketua Umum GMOCT.

Ia menegaskan, kebersamaan seperti ini menjadi bagian penting dari kekuatan sebuah keluarga besar. Silaturahmi tidak semata dibangun melalui pekerjaan maupun organisasi, tetapi juga melalui kepedulian, doa, dan kehadiran ketika keluarga merayakan sebuah momentum penting dalam kehidupan.

Slapanan Mohammad Nizar Rayan pun menjadi momentum yang tidak sekadar menandai perjalanan usia sang cucu, tetapi juga meneguhkan pesan sederhana: setiap generasi lahir membawa harapan, dan setiap doa keluarga adalah ikhtiar agar harapan itu tumbuh menjadi kebaikan. Dari lantunan sholawat, keluarga besar Gunawan menitipkan doa agar Mohammad Nizar Rayan kelak menjadi generasi yang membawa manfaat dan menjaga nama baik keluarga.

 

(gnw/red)