
Penjualan yang diusulkan juga melibatkan peralatan pendukung tambahan, termasuk Large Aircraft Infrared Countermeasures (LAIRCM) Guardian Laser Turret Sets (GLTAs), AN/ALR-69A Radar Warning Receivers (RWRs), serta 18 mesin turbofan Pratt & Whitney PW4062.
Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF) telah lama mengoperasikan pesawat tanker Boeing, sebelumnya menerima empat pesawat tanker KC-767 generasi pertama pada 2008-2010. Jepang juga menjadi operator pertama KC-46A di luar Amerika Serikat pada tahun 2021, dengan empat pesawat pertama diharapkan tiba pada tahun 2024. Namun, pengumuman terbaru belum menginformasikan tanggal pasti pengiriman pesawat tambahan ini.
(rns/red)