
“Mari kita doakan masyarakat di Palu, Donggala dan sekitarnya yang sedang tertimpa musibah agar semua cepat berakhir,” ujar KASAD Moelyono mengawali sambutannya seperti di sampaikan redaksi kabarsibi.com, Jumat, 5/10/2018.
Lebih lanjut, Jendral TNI Mulyono yang membacakan sambutan tertulis Panglima TNI mengatakan terimakasih atas dukungan berbagai pihak terutama pemerintah daerah kabupaten Merauke.
“Saya menyampaikan terimakasih kepada Bupati Merauke yang atas kerelaannya mengirimkan beras sebanyak 100 ton kepada masyarakat di Palu. Beras ini akan dimuat dengan kapal TNI AL KRI Banjarmasin 592 ke Makasar, kemudian di salurkan ke Donggala dan Palu,” ungkap Mulyono.
Menurutnya bahwa kegiatan bakti sosial yang mengangkat tema “Profesionalisme TNI untuk Rakyat” ini sebagai perwujudan TNI peduli sosial masyarakat. Pihaknya mengaku siap mengerahkan personil untuk meringankan dan membantu masyarakat dalam bentuk pelayanan kesehatan dan lainnya.
“Kegiatan bakti sosial ini dipusatkan di Sabang dan Merauke sebagai wujud TNI siap membaktikan dirinya di seluruh penjuru tanah air,” ujar KASAD menjelaskan makna dan alasan pelaksanaan baksos tersebut.
“Untuk kegiatan bakti sosial di Lombok akan diselenggarakan awal bulan November. Saat bersamaan akan dilaksanakan lomba maraton nasional di Lombok. Tujuannya untuk membangkitkan kembali semangat masyarakat Lombok yang tertimpa musibah beberapa waktu lalu,” sambungnya.
“Merauke adalah tanah yang datar sedatar hatinya. Tanah Animha tempat manusia sejati. Dari gerbang hati kudus Yesus hingga Serambi Mekah adalah kesatuan NKRI yang tidak dapat dipisahkan,” tandas Gebze seraya mengapresiasi peringatan HUT TNI ke 73 di wilayah tugasnya.
Pada kesempatan yang sama koordinator baksos Brigjen TNI drg. Andriani mengatakan , bakti sosial ini bertujuan untuk meningkatkan solidaritas dan soliditas antara TNI dan masyarakat yang selama ini sudah terjalin
“Bakti sosial dan pengobatan masal dilaksanakan di Merauke, Sabang dan Lombok. Untuk Sabang dan Merauke dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 Oktober 2018. Sedangkan untuk Lombok digelar pada tanggal 1 dan 2 November 2018,” ujar Andriani.
Dijelaskannya pula pihaknya selaku pelaksana menargetkan di kota Sabang dengan 2.400 pasien, di kota Merauke 4.500 pasien dan di kota Lombok sebanyak 4.500 pasien.
Pengobatan masal yang diselenggarakan berupa operasi katarak, operasi bibir sumbing, Ivates, Vaksinasi, bantuan kursi roda, bantuan alat pendengaran, bantuan kaki palsu dan berbagai penyuluhan. Selain bakti sosial dibidang kesehatan juga dilakukan pembagian sembako sebanyak 11.500 paket. (weli/r/as)