
Keluhan itu disampaikan dengan sederhana, tetapi menggambarkan perjuangan masyarakat kecil dalam mempertahankan penghasilan sehari-hari. Bagi pedagang kecil, satu transaksi bukan sekadar angka, melainkan harapan untuk membawa pulang rezeki bagi keluarga.
Mendengar cerita tersebut, Agung Sulistio kemudian memilih untuk tidak sekadar mendengar. Ia membeli lima buah durian dagangan tersebut sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan nyata terhadap usaha kecil yang dijalankan sang pedagang.
Menurut Agung, kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Terkadang, membeli dagangan, menghargai perjuangan, dan memberikan semangat kepada pedagang kecil merupakan bentuk sederhana yang memiliki arti besar bagi mereka yang sedang berjuang mencari nafkah.
“Jangan pernah meremehkan perjuangan orang kecil. Di balik dagangan yang mereka jajakan, ada keluarga, kebutuhan hidup, dan harapan yang sedang mereka perjuangkan,” ujar Agung dalam kesempatan tersebut.
Peristiwa sederhana di Alun-Alun Pemalang itu menjadi pengingat bahwa di tengah kerasnya kehidupan, masih ada ruang untuk saling peduli. Bukan sekadar membeli lima buah durian, tetapi berbagi sedikit kebahagiaan dan menunjukkan bahwa perjuangan mencari rezeki layak dihargai.
(red)