DIBERITAKAN MIRING, PLT DIREKTUR RSUD SIM NAGAN RAYA TEGAS MEMBANTAH: “TIDAK ADA RAPAT TERTUTUP TERKAIT PENCAIRAN ANGGARAN PENDING”

DIBERITAKAN MIRING, PLT DIREKTUR RSUD SIM NAGAN RAYA TEGAS MEMBANTAH: “TIDAK ADA RAPAT TERTUTUP TERKAIT PENCAIRAN ANGGARAN PENDING” 1NAGAN RAYA, kabarSBI.com — Pemberitaan mengenai dugaan rapat tertutup di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya terkait pencairan anggaran pending mendapat bantahan tegas dari pihak manajemen rumah sakit. Plt Direktur RSUD SIM Nagan Raya, Arifuddin S.So., M.M., menegaskan bahwa tidak pernah ada rapat tertutup yang membahas pencairan anggaran sebagaimana diberitakan salah satu media online, Selasa, 8 September 2026.

Polemik tersebut mencuat setelah beredar pemberitaan yang menyebut adanya pertemuan terbatas di ruang bagian keuangan RSUD SIM Nagan Raya. Dalam pemberitaan itu disebutkan bahwa pertemuan diduga membahas pencairan anggaran dalam jumlah miliaran rupiah dan hanya melibatkan sejumlah pihak tertentu, sementara beberapa pejabat yang dinilai memiliki fungsi penting disebut tidak dilibatkan.

Menanggapi informasi tersebut, Arifuddin menyatakan bahwa narasi mengenai rapat tertutup terkait pencairan anggaran pending tidak benar. Ia menegaskan, tidak pernah ada agenda rapat seperti yang dituduhkan dalam pemberitaan tersebut.

“Terkait dugaan pelaksanaan rapat tertutup yang menyangkut pencairan anggaran pending tersebut tidak ada dan tidak pernah dilakukan,” tegas Arifuddin saat dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp, Senin (7/9/2026).

Menurut Arifuddin, kegiatan yang sebenarnya berlangsung bukanlah rapat untuk membahas pencairan anggaran, melainkan briefing tim pemberkasan bahan-bahan keuangan. Kegiatan tersebut, kata dia, turut melibatkan Bendahara Penerimaan dan Bendahara Pengeluaran serta dilakukan berdasarkan masukan dari Kasubbag Keuangan.

“Yang ada kami hanya melakukan briefing tim pemberkasan bahan-bahan keuangan, termasuk Bendahara Penerimaan dan Bendahara Pengeluaran sesuai masukan Kasubbag Keuangan,” jelasnya.

Arifuddin juga menerangkan bahwa kegiatan tersebut berkaitan dengan proses audit serah terima jabatan (sertijab) oleh Inspektorat. Ia menyebut briefing tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan atas inisiatif Bendahara Pengeluaran, bukan forum khusus untuk membahas pencairan anggaran pending sebagaimana narasi yang beredar.

Dengan adanya bantahan tersebut, pihak RSUD SIM Nagan Raya meminta agar informasi mengenai kegiatan internal rumah sakit tidak disimpulkan secara sepihak sebagai rapat tertutup terkait pencairan anggaran tanpa adanya verifikasi dan konfirmasi kepada pihak-pihak yang berwenang. Hingga berita ini diturunkan, keterangan mengenai dugaan rapat tertutup tersebut masih berada pada ranah klaim pemberitaan sebelumnya versus bantahan resmi pihak RSUD SIM Nagan Raya, sehingga diperlukan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan duduk perkara secara objektif.

 

(tim/red)