
Bertempat di Gedung Laut Nusantara, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Asisten Operasi Pangkolinlamil Kolonel Laut (P) Ronald Rarun berkesempatan untuk menyampaikan paparan Rencana Garis Besar Latihan Prosedur Search and Resque di hadapan Panglima Komando Lintas Laut Militer Laksda TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H. dan Pejabat Utama serta Kasatker Kolinlamil.
Kegiatan tersebut juga diikuti Perwira Satlinlamil 1 di Surabaya dan Satlinlamil 3 di Makassar melalui video conference. Asops Pangkolinlamil mengatakan bahwa latihan ini sangat penting karena bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme Prajurit dan kesiapan operasional Satuan di jajaran Kolinlamil dalam prosedur penyelenggaraan operasi SAR jika terjadi kecelakaan di laut atau perairan lainnya.
Menanggapi rencana garis besar yang disampaikan oleh Asops Pangkolinlamil, Panglima Kolinlamil menyampaikan pada latihan SAR tahun ini agar melibatkan stakeholder lain seperti Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) dan Polair. Hal tersebut sangat efektif untuk memberikan pengalaman kepada Prajurit Kolinlamil dalam hal kerja sama dan koordinasi antar instansi ketika melaksanakan operasi SAR bersama.
Latihan yang juga melibatkan stakeholder lain juga merupakan tindak lanjut arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali agar jajaran TNI AL selalu meningkatkan kesiapan operasional, baik alutsista maupun Satuan-satuan operasi serta jalin sinergitas dengan Polri, instansi Pemerintah, maupun komponen bangsa lain sesuai dengan doktrin TNI guna mendukung keberhasilan tugas-tugas TNI Angkatan Laut dan tugas pokok TNI. (PuspenTNI/red)