
Peluncuran buku ini menjadi kontribusi penting dalam memperkaya literatur hukum nasional, khususnya di bidang hukum pidana dan hukum acara pidana yang terus berkembang mengikuti dinamika kejahatan modern.
Menurut Dr. Fri Hartono, tindak pidana perdagangan orang merupakan kejahatan yang bersifat lintas negara, terorganisasi, dan terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Karena itu, upaya pemberantasannya tidak cukup hanya mengandalkan aturan hukum tertulis, tetapi juga membutuhkan pemahaman terhadap pola kejahatan, prinsip-prinsip internasional, serta praktik penegakan hukum yang efektif.
Melalui karya ilmiahnya, ia berharap para aparat penegak hukum, akademisi, mahasiswa, regulator, maupun masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai penanganan perkara TPPO, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual, dan perkembangan hukum acara pidana kontemporer.
“Melalui buku ini saya berharap dapat menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, sekaligus memperkuat kapasitas aparat penegak hukum dalam menghadapi tantangan kejahatan yang semakin kompleks,” ujar Dr. Fri Hartono.
Ia menambahkan, kehadiran buku tersebut diharapkan mampu menjadi rujukan akademik sekaligus panduan praktis dalam memperkuat sistem penegakan hukum Indonesia yang profesional, transparan, dan berintegritas, terutama dalam menghadapi kejahatan transnasional dan tindak pidana yang berdampak luas terhadap masyarakat.
Dengan pendekatan yang sistematis dan kontekstual, ketiga buku tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu hukum sekaligus mendukung terwujudnya sistem peradilan pidana yang semakin adaptif terhadap tantangan zaman.
(red)