
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Muhammad Ali Akbar menegaskan bahwa ziarah dan tabur bunga bukan sekadar kegiatan seremonial menjelang HUT Bhayangkara, melainkan momentum untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan pengorbanan yang telah diwariskan para pahlawan kepada generasi penerus, termasuk anggota Polri.
Prosesi tabur bunga dilakukan secara bergantian oleh Kapolres Kuningan dan para PJU Polres Kuningan di atas pusara para pahlawan. Kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan mendalam sekaligus refleksi bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menjelang usia ke-80 tahun, Polri dihadapkan pada berbagai tantangan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, semangat perjuangan para pahlawan diharapkan menjadi inspirasi dalam memperkuat komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis serta berorientasi pada kepentingan rakyat.
Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung semangat transformasi dan penguatan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Berbagai kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan pembinaan internal terus digelar sebagai wujud nyata kehadiran Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.
Melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga ini, Polres Kuningan menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan. Dengan semangat Bhayangkara yang Presisi, Polri diharapkan semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
(red)