JAKARTA, kabarSBI.com — Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Warakas 5 Gang 15 RT 10/12, pinggiran Tol Wiyoto Wiyono KM 15, pada Rabu malam sekitar pukul 23.45 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya tujuh rumah warga hangus terbakar setelah api diduga berasal dari lokasi pengepul barang rongsokan yang mengalami korsleting listrik. Kobaran api dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di area tersebut, Rabu 27 Mei 2026.
Menurut keterangan warga sekitar, api pertama kali terlihat dari bagian dalam tempat pengepul rongsokan sebelum terdengar suara percikan listrik dan ledakan kecil. Dalam hitungan menit, si jago merah langsung merambat ke rumah-rumah warga yang berada berdempetan di kawasan padat penduduk tersebut. Kepanikan warga pun tak terhindarkan saat api mulai membesar dan asap hitam pekat memenuhi lokasi kejadian.
Warga berusaha melakukan pemadaman secara manual menggunakan alat seadanya sambil menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah. Namun kondisi gang yang sempit serta banyaknya bahan mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan. Beberapa penghuni rumah bahkan terpaksa keluar hanya dengan pakaian yang melekat di badan demi menyelamatkan diri dari kepungan api yang terus membesar.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian di kawasan Warakas pinggiran Tol Wiyoto Wiyono KM 15. Sejumlah unit mobil pemadam diterjunkan untuk menjinakkan kobaran api yang terus membesar dan mengancam permukiman warga lainnya. Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas lebih jauh.
Akibat kejadian tersebut, tujuh rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan berat bahkan sebagian rata dengan tanah. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut, namun sejumlah warga mengalami syok dan trauma akibat kebakaran yang terjadi secara tiba-tiba di tengah malam.
Pihak kepolisian bersama petugas terkait langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada korsleting arus listrik di lokasi pengepul rongsokan yang memicu percikan api hingga akhirnya membesar dan menjalar ke rumah-rumah warga lainnya. Aparat juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan instalasi listrik terutama di area yang menyimpan bahan mudah terbakar.
Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat akan pentingnya standar keamanan listrik dan pengawasan terhadap lokasi usaha yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan bagi korban terdampak serta melakukan evaluasi terhadap keberadaan tempat pengepul rongsokan di kawasan padat penduduk demi mencegah tragedi serupa kembali terjadi di wilayah Jakarta Utara, khususnya kawasan Warakas dan sekitarnya.
(red-ali)



