Kepedulian H. Ricky Irawan dan KTU PT Socfindo Kebun Seumanyam Tuai Pujian, Bantuan CSR Hadirkan Harapan bagi Warga Ring 1

Daerah, Nasional, Sosial99 Dilihat

Kepedulian H. Ricky Irawan dan KTU PT Socfindo Kebun Seumanyam Tuai Pujian, Bantuan CSR Hadirkan Harapan bagi Warga Ring 1 1NAGAN RAYA, kabarSBI.com — Kepedulian sosial yang terus ditunjukkan jajaran manajemen PT Socfindo Kebun Seumanyam kembali mendapat apresiasi luas dari masyarakat, pemerintah desa, hingga organisasi sosial kemasyarakatan di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang mengalami kesulitan ekonomi, sakit menahun, hingga penyandang disabilitas di wilayah Ring 1 operasional perkebunan.

Program sosial tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada sektor usaha perkebunan, tetapi juga hadir membawa manfaat dan kepedulian bagi masyarakat sekitar.

Salah satu penerima bantuan, Muhammad Sulaiman Iqmi, penyandang disabilitas asal Dusun Blok Lapan, Gampong Suak Palembang, diketahui telah hampir tiga tahun menjalani kehidupan dengan kondisi saraf terjepit kronis yang menyebabkan dirinya mengalami kelumpuhan dan tidak mampu berjalan sendiri.

Di usia remaja yang seharusnya dipenuhi aktivitas belajar dan bermain bersama teman sebaya, Muhammad Sulaiman Iqmi justru harus menjalani perjuangan panjang melawan rasa sakit serta keterbatasan fisik setiap hari.

Menurut warga sekitar, kondisi tersebut membuat keluarga harus menghadapi beban berat, mulai dari kebutuhan pengobatan rutin hingga biaya kehidupan sehari-hari yang terus berjalan di tengah keterbatasan ekonomi.

Dalam situasi itulah, bantuan sosial dari PT Socfindo Kebun Seumanyam menjadi harapan dan bentuk perhatian nyata yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat penerima bantuan.

Selain Muhammad Sulaiman Iqmi, bantuan CSR juga disalurkan kepada sejumlah warga lainnya seperti Jasimah, Aisyah atau Miaton, Sumarpudin, Ajidah atau Ardah, Gusti Fajar, Eviyanti, Misrianto, serta Aji atau Ali.

Pengurus PT Socfindo Kebun Seumanyam, H. Ricky Irawan, bersama jajaran KTU perusahaan dinilai memiliki komitmen kuat dalam membangun hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat sekitar perkebunan.

Kepedulian yang terus ditunjukkan jajaran perusahaan disebut bukan hanya sekadar program formalitas, melainkan bentuk nyata perhatian terhadap kondisi masyarakat di wilayah Ring 1 perusahaan.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Perusahaan ingin terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat sekitar,” ujar H. Ricky Irawan.

Apresiasi atas kepedulian tersebut juga disampaikan Keuchik Gampong Karang Anyar, Nasib. Ia menilai kepedulian sosial yang dilakukan H. Ricky Irawan beserta jajaran manajemen dan KTU PT Socfindo Kebun Seumanyam sangat membantu masyarakat kecil.

“Kami melihat kepedulian pihak perusahaan selama ini sangat baik terhadap masyarakat sekitar. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi warga yang sedang mengalami kesulitan ekonomi maupun sakit menahun. Kami mengucapkan terima kasih kepada H. Ricky Irawan beserta jajaran perusahaan,” ungkap Nasib.

Hal senada juga disampaikan Keuchik Gampong Suak Palembang, Taofik Sudrajat. Menurutnya, bantuan sosial yang diberikan perusahaan menjadi bukti bahwa hubungan antara masyarakat dan perusahaan selama ini berjalan baik dan harmonis.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian H. Ricky Irawan serta pihak KTU dan manajemen perusahaan yang terus memperhatikan kondisi masyarakat sekitar. Bantuan ini sangat membantu warga kami dan mudah-mudahan hubungan baik seperti ini terus terjaga,” ujar Taofik Sudrajat.

Hal tersebut juga mendapat perhatian dari organisasi Link Publik Panji melalui tim investigasi yang berada di Provinsi Aceh, Kabupaten Nagan Raya.

Tim investigasi menilai langkah sosial yang dilakukan jajaran manajemen PT Socfindo Kebun Seumanyam patut diapresiasi karena mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar operasional perusahaan.

Di tengah kondisi ekonomi masyarakat pedesaan yang tidak selalu mudah, bantuan sosial seperti ini bukan hanya bernilai materi, namun juga menjadi simbol perhatian, kepedulian, dan hubungan kemanusiaan yang terus terjalin antara perusahaan dan masyarakat.

 

(tim/red)