Komisi VII Minta Tindak Tegas Dugaan Penipuan “Indonesia Terang” PT. IRJ

Headline, Nasional2606 Dilihat
Komisi VII Minta Tindak Tegas Dugaan Penipuan “Indonesia Terang” PT. IRJ 1
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu

kabarSBI.com – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu meminta pemerintah dan aparat berwajib menindaklanjuti dugaan program fiktif “Indonesia Terang” yang dilakukan perusahaan swasta PT. Imza Rizki Jaya (IRJ) melalui kegiatan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya. Dugaan penipuan dimulai ketika PT. IRJ menawarkan secara gratis program Indonesia Terang kepada Pemerintah Daerah, namun ada kepala daerah diminta membayar.

“Program Indonesia Terang ini sebenarnya program Pemerintah sejak Menteri Sudirman M. Said untuk mengaliri listrik rumah tangga secara gratis ke seluruh masyarakat. Karena sebagaimana diketahui masih banyak masyarakat di daerah yang belum mendapat listrik.  Program ini terus berjalan hingga saat ini. Tentu ini sangat baik,” ungkap Gus Irawan dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI ke Jawa Tengah, Selasa (3/3/2020).

Permasalahan muncul, lanjut politisi Partai Gerindra itu, ketika PT. IRJ berkeliling ke daerah-daerah untuk menawarkan kepada Pemerintah Daerah dengan membawa program Indonesia Terang, yang katanya gratis. Sayangnya, berdasar penuturan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto, ternyata ada kepala daerah diminta membayar dengan jumlah tertentu.

Padahal pada kesempatan tersebut  dikonfirmasi Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana, bahwa semua kegiatan yang dilakukan PT. IRJ itu tanpa seizin Pemerintah alias ilegal. Oleh karena itu dalam Kunker yang dipimpin oleh Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto itu, Gus Irawan meminta Pemerintah dan aparat berwajib menindaktegas, bahkan menangkap oknum PT. IRJ yang diduga telah melakukan penipuan.

Hal ini semata untuk menghindari bertambahnya korban dari dugaan penipuan tersebut. Pasalnya, bukan tidak mungkin sudah banyak kepala daerah yang tertipu dengan membayar sejumlah dana. Kunker ke Jateng ini juga diikuti beberapa Anggota Komisi VII DPR RI seperti Harry Poernomo, Lulung AL, Ridwan Hisyam, Yulian Gunhar, Andi Yuliani Paris, Rofik Hananto, Falah Amru, Subarna, Dyah Roro Esti, Ina Elisabeth Kobak, Paramitha W.K, dan Haeny Relawati.(wili/hat)