
JAKARTA, kabarSBI.com – Puluhan pedagang di Jl. Sunter permai Raya, RW 13 Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara melakukan kerjabakti pengurasan lumpur saluran dan pengecatan guna mempercantik lingkungan usaha.
Kesadaran pedagang dalam merawat dan menjaga kebersihan lingkungan usaha bukan kali pertama. Sebelumnya, para pedagang lokasi tersebut juga kerab melakukan hal yang sama bila situasi lingkungan ‘memanggil’ untuk melakukan kerja bakti.
“Ya kerja bakti ini sebagai bentuk kepedulian kami para pedagang akan tempat usaha dan lingkungan. Kami sering melakukanya,” kata Rowi, koordinator pedagang Jl. Sunter Permai, RW 13 Papanggo, Minggu, 18/5/2025.
Aktivitasnya, Minggu pagi itu, diungkapkan dengan melakukan pembersihkan saluran air, mengangkat lumpur dan sampah. Selain itu, kata Rowi, bersama pedagang lainnya mengecat setiap warung tempat usaha dengan warna biru.
“Kami juga akan menanam pohon untuk penghijauan. Ada yang langsung tanam ada pula dengan potnisasi, intinya lokasi pedagang disini harus bersih, indah, aman dan nyaman,” jelasnya.
Minta Kembali di JU-kan
Rowi dan pedagang Jl. Sunter Permai berharap agar JU 54 yang pernah dalam genggamannya agar kembali dihidupkan. JU adalah sebutan bagi pedagang resmi binaan UMKM Kota Jakarta Utara.
Saat ini, ungkap Rowi, status untuk menghidupkan kembali JU sedang dalam proses, pendataan dan penataan.
“Nanti bila data pedagang sudah lengkap semua, kami akan segera mohonkan pada lurah Papanggo. Supaya para pedang disini mendapatkan status yang baik dan pembinaan atau pendampingan dari Sudin UMKM Jakarta Utara. Itu harapan kami,” tutunya.
Sebelumnya, Lurah Papanggo Harry Firmansyah mengatakan selama pedagang mengikuti aturan pemerintah, menjaga kebersihan lingkungan dan tidak mengganggu masyarakat umum, usulan pedagang dipertimbangkan.
(min/r/as)
“