
Demikian dikatakan Budi Wibowo (Depok) kepada kabarsbi.com. Menurutnya, sudah dua tahun dia menghadiri Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI, di Istana Merdeka. Ribuan undangan tumpah ruah memenuhi halaman Istana Merdeka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73.
“Saya senang sekali melihat jelas bapak Presiden Jokowi berdiri di Panggung Kehormatan. Mungkin karena konstruksi Panggung kehormatan dengan disain baru sehingga jarak pandang ke posisi berdirinya presiden Jokowi di panggung kehormatan tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” kata Wibowo, Minggu, 19/8/2018.
Sementara itu Kepala Biro Umum Sekretariat Presiden Dr. Yudhi Wijayanto menuturkan, inovasi konstruksi Panggung Kehormatan penyelenggaraan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-73 sebagaimana arahan Mensesneg serta Kepala Sekretariat Presiden.
Pihaknya bersama Bagian Bangunan Setpres sejak bulan Maret 2018 mulai merencanakan dan mendisain bentuk konstruksi panggung utama (Mimbar Kehormatan) tempat berdirinya Presiden, sebagai inspektur upacara.
lebih jauh Wijayanto menjelaskan, dengan konstruksi panggung utama dinaikkan ketinggian lebih tinggi 1 meter dari konstruksi sebelumnya terlihat lebih luas dan lapang serta sudut optik wartawan mengambil gambar Presiden akan lebih jelas.
Selain itu, seluruh tamu undangan di tenda sayap barat dan tenda sayap timur serta panggung aubade melihat dengan jelas posisi berdirinya Presiden. Dan tamu vip di mimbar kehormatan bisa melihat lebih jelas saat flypass pesawat tempur serta tamu undangan di sayap barat dan sayap timur bisa melihat dengan jelas saat bendera sang Merah Putih dikibarkan.
“Tenda tamu bagian timur dan barat serta aubade dinaikkan 1 meter ketinggiannya. Kalau tenda tamu ditambah 1 meter keatas lebih terang dan luasan panggung undangan lebih besar serta pengaturan kursi tamu juga lebih lapang sehingga lebih terasa nyaman dan tidak panas,” pungkas Yudhi. (supri/r/as)