
Gunawan, Kepala Biro Sahabat Bhayangkara Indonesia Jember dari media Kabarsbi.com, tampil aktif mengambil peran bersama H. Wage yang juga berprofesi sebagai wartawan Kabarsbi.com. Keterlibatan keduanya melalui organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menjadi pesan tegas bahwa media tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi juga bagian dari upaya membangun harmoni sosial dan kebangsaan.
Sinergi semakin kuat dengan kehadiran Kanit Intelkam Polsek Kalisat beserta jajarannya yang ikut andil dan bergabung dalam kegiatan organisasi tersebut. Partisipasi aparat keamanan dalam Latber PSHT menunjukkan pendekatan humanis kepolisian, yang tidak berjarak dengan masyarakat dan organisasi pencak silat sebagai aset budaya sekaligus penjaga nilai persaudaraan.
Latber yang digelar di padepokan PSHT Cabang Jember ini menitikberatkan pada penguatan disiplin, kebersamaan, serta penanaman nilai luhur Setia Hati Terate. Di tengah dinamika sosial yang kerap memicu gesekan, latihan bersama ini menjadi ruang strategis untuk merawat komunikasi, mempererat persaudaraan, dan mencegah potensi konflik sejak dini.
Gunawan menegaskan bahwa keterlibatan insan pers dalam kegiatan organisasi seperti PSHT adalah bentuk tanggung jawab moral untuk ikut menjaga stabilitas dan ketertiban. Media, menurutnya, tidak cukup hanya memberitakan peristiwa, tetapi juga harus menjadi bagian dari solusi dengan membangun jejaring kolaboratif bersama masyarakat dan aparat.
Hal senada tercermin dari kehadiran H. Wage yang memaknai Latber ini sebagai praktik nyata jurnalisme yang berakar pada kedekatan sosial. Dengan memahami langsung dinamika organisasi dan aparat di lapangan, wartawan diharapkan mampu menyajikan pemberitaan yang lebih berimbang, tajam, dan bertanggung jawab.
Kegiatan Latber PSHT Jember ini akhirnya menegaskan satu pesan penting: sinergi antara organisasi pencak silat, media, dan kepolisian bukan sekadar simbolis, melainkan kebutuhan nyata. Dari padepokan hingga ruang publik, kolaborasi seperti inilah yang menjadi fondasi kuat dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketentraman masyarakat Jember.
(gun/red)