
Menurut laporan awal dari unsur pengamanan Kodamar, suara ledakan terdengar cukup keras hingga radius beberapa ratus meter dari lokasi. Jamaah yang berada di area masjid panik dan berhamburan keluar. Tim keamanan TNI AL bersama aparat kepolisian segera melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian.
Delapan korban luka langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga sore hari, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti ledakan tersebut. Aparat gabungan dari TNI AL, Polres Metro Jakarta Utara, dan tim penjinak bahan peledak (Jihandak) masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kawasan Masjid SMAN 72 saat ini telah disterilkan dari aktivitas warga. Petugas juga menutup sementara akses masuk ke area masjid guna memastikan keamanan serta mencegah kerumunan masyarakat.
“Untuk sementara, area telah diamankan dan masih dilakukan penyelidikan,” ujar salah satu perwira pengamanan di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Komplek Kodamar dilaporkan berangsur kondusif. Aparat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sambil menunggu hasil resmi penyelidikan terkait sumber ledakan di lingkungan pendidikan tersebut.
(surya/red)