
Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto, S.Sos., M.M., menjelaskan, tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan relawan untuk terus melakukan upaya pencarian, pertolongan dan evakuasi. Ia juga meminta agar hal itu diprioritaskan hingga batas yang ditentukan pada masa tanggap darurat.
“Bagi 35 warga yang masih dinyatakan hilang, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk ditemukan,” jelas Jenderal TNI Bintang Tiga itu.
Kepala BNPB memastikan, personel tim satgas gabungan akan ditambah, karena medan cakupan yang terdampak tanah longsor cukup luas dan memerlukan lebih banyak lagi anggota. Selain itu, pihaknya dan Basarnas serta Brimob juga akan mengupayakan anjing pelacak agar proses pencarian, pertolongan dan evakuasi dapat lebih maksimal.
“Kendala utama dalam proses pencarian, pertolongan dan evakuasi adalah faktor cuaca. Dalam kurun waktu sepekan terakhir, kondisi cuaca di Pulau Serasan selalu turun hujan hampir sepanjang hari dengan intensitas ringan hingga tinggi. Kondisi tersebut tentunya tidak memungkinkan untuk dilakukan proses pencarian sehingga harus dihentikan sementara,” tutupnya. (simon/red)