oleh

Luar Biasa!!!!! Ketua KPPS 46 Kp. Sukamantri Desa Cinunuk, Rasino : Uang Honor Saya Hibahkan Untuk Kepentingan Warga

-Daerah, Sosial-4082 Dilihat

Luar Biasa!!!!! Ketua KPPS 46 Kp. Sukamantri Desa Cinunuk, Rasino : Uang Honor Saya Hibahkan Untuk Kepentingan Warga 1BANDUNG, kabarSBI.com – Mengawal proses pesta rakyat Pileg dan Pilpres pada Pemilu 14 Februari 2024 beberapa hari yang lalu, ada beberapa hal keunikan yang dilakukan oleh petugas KPPS tak lain bentuk suka cita dalam rangka mensukseskan pileg dan pilpres yang Alhamdulillah bisa terlaksana dengan aman lancar tanpa kendala yang berarti.

Seperti yang dilaksanakan di KPPS no 46 kampung Sukamantri yang diketuai Rasino ” notabene juga sebagai ketua RT 04 RW 16 desa Cinunuk kecamatan Cileunyi kab Bandung.

Ketua KPPS 46, Rasino dinilai dari pantauan awak media, ia berjiwa besar serta penuh pengorbanan dalam pelaksanaan pileg dan pilpres 14 Februari beberapa hari lalu, Rasino mendapatkan honor sebagai ketua KPPS 46 , justru ia gunakan untuk kepentingan warganya yang dinilai bermanfaat yakni uang honor ketua kpps ia gunakan untuk membuat 8 buah meja besi yang dipakai saat hari pencoblosan pileg dan pilpres 14 Februari beberapa hari lalu, dan nantinya meja meja besi tersebut, bisa digunakan untuk warga nya yang membutuhkan untuk berbagai keperluan dilingkungan RT 04 RW 16 desa Cinunuk.

Menurut salah seorang petugas KPPS atasnama Sana membenarkan terkait 8 buah meja besi tersebut, baru saja dibuat pada 2 hari menjelang pencoblosan yang dikerjakan oleh saudara Maman dan Alhamdulillah pada hari pencoblosan, meja tersebut bisa dipakai dan sangat bermanfaat sekali bukan hanya untuk pasilitas KPPS saja bahkan bisa digunakan untuk jangka panjang oleh warga kita hanya perlu menjaga dan merawatnya saja, bukan itu saja bahkan pak RT Rasino yang sebagai ketua KPPS, ia memperlakukan dengan bijaksana terhadap para saksi baik dari partai maupun dari para caleg, ia menjamu baik makan minum dan yang lain nya, para saksi ikut merasakan dan menikmati jamuan yang di sediakan oleh ketua KPPS 46 pak Rasino ucapnya.

Pada saat di konfirmasi gabungan awak media, ketua KPPS 46 kp Sukamantri RT 04 RW 16 desa Cinunuk, Rasino menjelaskan, ” Apa yang saya lakukan, tak lain sebagai bentuk semangat saya dalam mendukung harapan baik pemerintah para penyelenggara pemilu agar terlaksana dengan jujur adil dan damai untuk Indonesia lebih maju, juga harapan kita semua tentunya turut mensukseskan pesta rakyat Pileg dan Pilpres 14 Februari 2024 beberapa hari lalu dan Alhamdulillah berjalan lancar dan sukses imbuhnya.

Ditambahkannya pula terkait uang honor ketua KPPS 46 kp Sukamantri RT 04 RW 16 desa Cinunuk, ” Dalam pesta rakyat Pileg dan Pilpres ini, saya berharap memiliki kesan baik serta menyimpan memori yang berkesan sebagai cinderamata untuk warga saya yang ada di lingkungan RT 04 , saya bikinkan 8 buah meja besi untuk keperluan warga yang mengadakan acara apapun kalau butuh meja dan kursi , Alhamdulillah RT 04 RW 16 sudah tersedia, saya berharap bisa tersedia berbagai pasilitas untuk kepentingan warga 04 bahkan tidak menutup kemungkinan warga di luar RT 04 RW 16 juga bisa memakai nya tegasnya .

Disinggung kenapa uang honor ketua KPPS malah dibikinkan meja Rasino menjawab bukan karena saya seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang dinas di pemerintahan kota Bandung, atau saya banyak uang, atau saya gak perlu uang atau saya sombong, bukan itu maksud saya. Siapa yang gak butuh uang ? Namun saya ingin sekali berbuat kebaikan untuk kepentingan warga 04 karena saya ketua RT nya, sudah menjadi kewajiban saya untuk melakukan hal yang bisa bermanfaat dan dinikmati oleh warga saya tegasnya.

Diketahui Rasino ketua RT 04 RW 16 juga telah berhasil menciptakan sebuah bangunan masjid Nurul Mukhlisin yang ada di lingkungan RT 04, yang juga berkat dukungan dan peran serta ketua RT 05 RW 16 Kurnia, Rasino sebagai motor dalam pembangunan masjid Nurul Mukhlisin yang dibantu swadaya masyarakat. Baik harta maupun tenaga warga RT 04 dan 05 RW 16 kampung Sukamantri desa Cinunuk, Alhamdulillah masjid Nurul Mukclisin 98 % hampir selesai yang memakan biaya _+ 300.000000 tiga ratus juta tidak berikut gajih dan makan karena dikerjakan secara kerja bakti selama hampir 3 tahun.

( Dedi Rosadi/Moch Asep)

Kabar Terbaru