
Kepala SMPN 65, Saidah Rusli kepada Media Sahabat Bhayangkara Indonesia, Kamis (20/6/04), di ruang kerjanya mengatakan, acara pelepasan siswa dilaksanakan sesederhana mungkin namun berkesan meriah.
Menurutnya, pihak sekolah terus berupaya untuk menjalankan edaran dan himbauan dari Dinas Pendidikan agar acara pelepasan tidak memberatkan orang tua peserta didik
“Kami berupaya melaksanakan acara pelepasan tanpa melibatkan partisipasi orang tua siswa. Karena ke depan para orang tua masih harus memikirkan kelanjutan pendidikan anak ke jenjang berikutnya,” ujarnya.
“Seluruh komponen hiasan hasil karya siswa. Bahkan ada pemberian bunga dari siswa kepada para guru dan pegawai sekolah itu hasil prakarya siswa yang terbuat dari kertas,” tambahnya.
Dia berharap, melalui acara pelepasan ini, para siswa dan guru dapat saling terkesan hingga dapat terjalin tali silaturahmi yang lebih baik. “Dan yang utama tidak memberatkan para siswa dan orang tua,” tutupnya.
(djutari/red)