
Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik diajak untuk saling mengenal satu sama lain, berinteraksi dengan tenaga pendidik, serta membiasakan penerapan budaya 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun.
“Wujud nyata komitmen tersebut, peserta didik kami berikan sosialisasi apabila melihat sampah tercecer agar memungut dan meletakkannya ke tempat sampah,” jelas Ira Makalim, M.Pd., Kepala PAUD Melati 01 Warakas, saat penutupan MPLS, Jumat (17/7/2026).
Adapun peserta didik yang berhasil meraih penghargaan karya terbaik yakni Arshaka sebagai Juara 1, Aileen Juara 2, Nabila Juara 3, Asya Juara Harapan 1, Aisya Juara Harapan 2, dan Olivia Juara Harapan 3.
Menurut Ira, pelaksanaan MPLS tahun ini mengusung semangat MPLS Ramah, sejalan dengan program pemerintah yang menempatkan kegiatan pengenalan sekolah bukan sekadar sebagai proses adaptasi terhadap lingkungan baru.
MPLS juga menjadi momentum penting untuk membangun lingkungan pendidikan sebagai rumah kedua yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang.
“Hal ini diwujudkan dengan mengajarkan anak menjunjung tinggi nilai kemanusiaan serta menciptakan pengalaman belajar pertama yang positif bagi setiap peserta didik,” pungkasnya.
Melalui rangkaian kegiatan yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan tersebut, PAUD Melati 01 Warakas berharap dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kepedulian terhadap lingkungan, kreativitas, serta semangat belajar peserta didik sejak usia dini.
(tikno/redu/red)