Pemkot Jakut Tata Danau Cincin Terintegrasi Rencana Stadion BMW

Headline, Metropolitan2204 Dilihat
Pemkot Jakut Tata Danau Cincin Terintegrasi Rencana Stadion BMW 1
Pemerintah Kota Jakarta Utara mulai galakkan penataan Waduk Cincin, Papanggo, Jakut. (dok)

JAKARTA, kabarSBI.com – Pemerintah Kota Jakarta Utara berencana mencanangkan penataan Waduk Cincin, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penataan dilakukan sebagai bentuk usulan warga yang mendambakan kawasan waduk lebih tertata dan bermanfaat, baik sebagai sarana wisata, edukasi hingga olah raga.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, rencana penataan tak hanya mencakup penghijauah seperti yang sebelumnya telah dilakukan oleh Dinas Kehutanan DKI Jakarta. Namun juga menghadirkan konsep yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Warga mengusulkan agar lokasi ini bermanfaat. Selain juga nanti buat olah raga, aktifitas warga, tetapi juga bisa buat pendidikan, antara lain terkait dengan agrobisnis, agrowisata dan untuk pendidikan mengenai bagaimana cara bercocok tanam dalam hal tumbuhan buah yang produktif,” kata Ali, Selasa (8/1/2019).

Tak hanya pemerintah, dipastikannya penataan juga melibatkan warga dan swasta melalui Coorporat Sosial Responsbility (CSR). Hal tersebut sejalan dengan visi-misi Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyied Baswedan yang menginginkan adanya kolaboratif antar ketiga unsur tersebut.

“Karena memang Pak Gubernur minta setiap pelaksanaan kegiatan bukan program tapi ada satu gerakan dari masyarakat dan ini disebut kolaboratif, antara pemerintah, swasta dan masyarakat. Jadi tergambar dalam satu konsep pelaksanaan kegiatan nanti,” terangnya.

Lebih dari itu, dia menerangkan nantinya konsep penataan waduk tersebut pun akan dibuat terintegrasi dengan berbagai lokasi strategis lainnya, seperti taman Bersih, Manusiawi dan Berwibawa (BMW) yang akan dijadikan sebagai Stadion Utama klub sepak bola Persija. Apalagi, jarak antara kedua lokasi tersebut tergolong berdekatan satu sama lain.

“Ya ini tadi Pak Seko (Sekertaris Kota) juga sudah bilang kalau lokasi ini dengan Taman BMW (stadion) berdekatan. Kalau dilihat dari peta, lokasi ini seperti jadi satu kesatuan, makanya kita akan buat ini sebagus mungkin ya,” tandasnya.

Terkait akses menuju lokasi, diterangkannya bias saja dibuat akses jalan alternative. Sehingga tidak mengganggu aktivitas dan ketenangan warga. Rencananya akses jalan alternative tersebut juga akan dibuat berdekatan dengan Taman BMW.

“Ya akses alternative itu bisa kita buat tidak hanya melalui akses perumahan ini , karna kalau semuanya lewat sini, khawatir nanti juga mengganggu aktivitas dan ketenangan warga disini, seperti melalui Taman BMW, tandasnya.

Sementara itu, Adithya Viryanata, 35, salah seorang warga setempat berharap adanya penataan tersebut berdampak positif pada lingkungan. Antara lain menjadi pusat edukasi agrobisnis dan ikon baru di Jakarta Utara.

“Sebenernya gini, karena rumah saya di daerah sini, saya lihat lingkungan kita itu seperti apa adanya saja. Kita ingin lingkungan sini juga seperti lingkungan lainnya. Saya rasa kita juga bisa lebih kok dari mereka. Karena itu kami mengusulkan adanya penataan di sini,” tutupnya. (suryo/r/as)