oleh

Peningkatan Situ Cihaur Lanjutan Perlu Pengawasan Khusus,Tim Investigasi SBI Biro Kab. Kuningan : “Ironi, Situ Cihaur Digagas Bung Karno, Diresmikan Bung Hatta, Diduga Jika Kini Jadi Tempat Buang Anggaran Negara”

-Daerah, Hukum-85 Dilihat

Peningkatan Situ Cihaur Lanjutan Perlu Pengawasan Khusus,Tim Investigasi SBI Biro Kab. Kuningan : “Ironi, Situ Cihaur Digagas Bung Karno, Diresmikan Bung Hatta, Diduga Jika Kini Jadi Tempat Buang Anggaran Negara” 1KUNINGAN, kabarSBI.com – Proyek peningkatan Situ Cihaur Lanjutan (Tahap ke-II) yang terletak di Desa Cihaur, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan kembali dilaksanakan. Dimana dalam pelaksanaanya kembali menjadi sorotan masyarakat, hal itu tidak terlepas dari pengalaman pada tahun sebelumnya yakni proyek rehabilitasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahap awal yang dilakukan Tahun 2020 lalu dengan menelan anggaran sekitar Rp. 3,6 milyar itu di nilai tidak masimal, nyaris tidak memberikan manfaat bagi pertanian di sekitar.

Dadan, selaku bagian Tim Investigasi SBI dari wilayah Ciawigebang , mengaku miris dan prihatin melihat kenyataan dilapangan saat itu Situ Cihaur sama sekali tidak memiliki genangan air karena membran terlihat nampak bocor disana-sini dan lagi banyak terjadi kerusakan di badan bangunan Situ pasca pengerjaannya.

Lebih jauh Dadan mengungkapkan bahwa,”Jika kita menilik sejarahnya Situ Cihaur itu merupakan bangunan yang digagas oleh Bung Karno, bahkan dahulu pada tahun 1962 diresmikan oleh Bung Hatta, maka, ironis jika kini terlantar seolah jadi tempat buang-buang anggaran negara, uang 3,6 milyar itu sangat besar”Ungkapnya

Peningkatan Situ Cihaur Lanjutan Perlu Pengawasan Khusus,Tim Investigasi SBI Biro Kab. Kuningan : “Ironi, Situ Cihaur Digagas Bung Karno, Diresmikan Bung Hatta, Diduga Jika Kini Jadi Tempat Buang Anggaran Negara” 2Kini pada Tahun Anggaran 2022, Pemerintah Pusat kembali memberi perhatian, dengan menggelontorkan anggaran melalui APBN DIVA SNVT Pembangunan Bendungan BBWS Cimanuk – Cisanggarung senilai Rp. 2,9 Miliar (Dua Miliar Sembilan Ratus Juta Rupiah), dengan CV.TUNAS ADHI MANDIRI sebagai penyedia jasa dan CV. PREMA WANGUN JAYA sebagai Konsultan.

Berdasarkan papan informasi dilokasi diketahui waktu pekerjaan selama 240 hari terhitung sejak kontrak pada 09 Maret 2022. Dilapangan peningkatan Situ Cihaur lanjutan ini sudah dilaksanakan dengan pengerjaan pengerukan lumpur sendimentasi dari dasar Situ, dan pemancangan di wilayah dsekitar bibir Situ sebagai penahan tanah awal seperti terpantau oleh tim Investigasi Kabar SBI (Sahabat Bhayangkara Indinesia) Biro Kab Kuningan.

Pada saat bersamaan Tim Investigasi SBI memantau dilokasi pekerjaan berkesempatan bertemu dengan Yuyu Wahyudi dari pihak Balai BBWS Cimanuk – Cisanggarung. Yuyu yang pada saat itu sedang bertugas guna melakukan monitoring dan evaluasi pekerjaan.

Yuyu Wahyudin menjelaskan pada awak media kabarSBI.com , “Monitoring dan Evaluasi tersebut untuk memastikan agar pelaksanaan pekerjaan tersebut betul-betul maksimal hasilnya, bahkan sebelumnya pihak BBWS juga pernah menurunkan tim Kajian dari UGM untuk mempelajari kontur tanah di seputar badan Situ dan untuk selanjutnya dapat di jadikan referensi dalam metode pelaksanaan pembangunan rehabilitsi Situ Cihaur,” Jelas Yuyu

Belakangan diketahui, Yuyu Wahyudi merupakan salah satu jajaran Direksi di BBWS Cimanuk Cisanggarung, beliau berharap upaya yang dilakukan oleh pihaknya semata mata untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kami tentunya berharap dari aliran Situ Cihaur tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat penerima manfaat ( sektor pertanian maupun wisata) sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar Situ sebagai bentuk komitmen Pemerintah melalui BBWS Cimanuk-Cisanggarung,” Harap Yuyu

Kemudian Yuyu Wahyudin menyampaikan,”Awak media agar dapat menjadi mitra dalam pengawasan pekerjaan sebagai tanggung jawab bersama dalam rangka mengawal program pemerintah.”Pungkasnya

Kabar Terbaru