PERAN GURU SANGAT PENTING DALAM USBN

Mendikbud Muhadjir Effendy bersama pelajar. (foto/ist)

JAKARTA, KABARSBI – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar taklimat media mengenai pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di Gedung A Lantai 2 Kemendikbud, Jakarta (10/1/2018).

Sejumlah pengembangan pelaksanaan ujian dilakukan di seluruh jenjang pendidikan dengan melibatkan peran guru sebagai evaluator.

Taklimat media dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Totok Suprayitno, Inspektur Jenderal Daryanto, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Dadang Suhendar, Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan Chatarina Muliana Girsang, dan Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi.

Pada tahun 2018, ada tiga mata pelajaran yang diujikan dalam USBN jenjang SD. “Ketiga mata pelajaran tersebut adalah Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA),” ujar Kepala Balitbang. Sedangkan untuk jenjang SMP, SMA,SMK, USBN dilaksanakan untuk seluruh mata pelajaran.

Adapun komposisi soal USBN dengan proporsi 90% soal Pilihan Ganda (PG) dan 10% soal esai untuk melatih cara berpikir kritis siswa. Penyusunan soal untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK 75-80 persen disiapkan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Sedangkan untuk jenjang SD, 75-80 persen soal akan disiapkan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG). Sisanya 20-25 persen disiapkan oleh pemerintah pusat sebagai soal jangkar (anchor).

Pelaksanaan USBN dapat dilaksanakan dengan menggunakan kertas atau komputer. Bagi sekolah yang berkeinginan menggunakan komputer untuk pelaksanaan ujian, hanya soal pilihan ganda yang menggunakan komputer, sedangkan esai tetap menggunakan kertas.

Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan pelibatan KKG dan MGMP mendorong peran guru dalam menjalankan tugas pokok fungsinya sebagai evaluator. “Satu yang harus kita sampaikan dalam USBN kali ini adalah pentingnya melakukan revitalisasi peranan guru yg salah satu tugas pokoknya adalah melakukan evaluasi,” kata Mendikbud. (dikbud/sbi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.