Pilkades Desa Loning Harus Jadi Ajang Persatuan, Bukan Saling Menjatuhkan

Pilkades Desa Loning Harus Jadi Ajang Persatuan, Bukan Saling Menjatuhkan 1PEMALANG, kabarSBI.com – Agung Sulistio selaku Pimpinan Redaksi KabarSBI.com sekaligus Ketua Umum Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT) menyoroti dinamika pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Loning, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Ia berharap seluruh proses demokrasi di tingkat desa dapat berjalan dengan damai, bermartabat, dan mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok maupun pribadi, 30 Mei 2026.

 

Menurut Agung Sulistio, pesta demokrasi desa merupakan momentum penting untuk memilih pemimpin yang mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh warga. Oleh karena itu, seluruh calon kepala desa beserta tim sukses masing-masing diharapkan dapat menjaga kondusivitas serta menghindari tindakan yang berpotensi memecah belah persatuan masyarakat Desa Loning.

 

Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun demikian, perbedaan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk saling mencari kesalahan, menyebarkan informasi yang tidak benar, maupun melakukan tindakan yang dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Demokrasi yang sehat harus dibangun dengan adu gagasan, program, dan visi pembangunan desa.

 

Agung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pilkades sebagai sarana mempererat tali persaudaraan. Menurutnya, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai kepala desa harus mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat demi kelancaran pembangunan dan kemajuan Desa Loning ke depan.

 

Desa Loning yang terdiri dari tiga dusun, yaitu Dusun Loning, Dusun Kedemungan, dan Dusun Suwiyu yang dikenal dengan singkatan LKS, memiliki potensi besar untuk berkembang apabila seluruh masyarakat mampu menjaga kebersamaan dan persatuan. Potensi sumber daya manusia maupun potensi sosial yang dimiliki desa tersebut harus menjadi modal utama dalam membangun kesejahteraan bersama.

 

Lebih lanjut, Agung menilai bahwa visi dan misi para calon kepala desa pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat pembangunan desa, serta menciptakan kesejahteraan bagi seluruh warga. Oleh sebab itu, kompetisi politik hendaknya dilaksanakan secara santun, dewasa, dan penuh rasa tanggung jawab.

 

Di akhir keterangannya, Agung Sulistio mengimbau seluruh masyarakat Desa Loning, para calon kepala desa, tim sukses, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkades berlangsung. “Siapa pun yang terpilih nantinya adalah pemimpin bagi seluruh masyarakat Desa Loning. Mari kita jadikan Pilkades sebagai ajang persatuan untuk membangun Desa Loning, Kedemungan, dan Suwiyu (LKS) menuju desa yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” tegasnya.

 

(red)

Kabar Terbaru