Pimred SBI, Agung Sulistio: Narkoba Masalah Bangsa!

Headline, Metropolitan2604 Dilihat
Pimred SBI, Agung Sulistio: Narkoba Masalah Bangsa! 1
Agung Sulistio (tiga dari kiri) kampanyekan tidak pada Narkoba. (dok)

BANTEN, kabarSBI.com – Media massa merupakan pilar bangsa dalam menyebarluaskan informasi tentang bahaya narkoba. Selain itu media juga  mampu merangsang pola pikir masyarakat terhadap isu-isu yang berkaitan dengan barang haram narkoba, mulai dari pemberantasan, pencegahan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Demikian dikatakan Agung Sulistio, Pimpinan Redaksi (Pimred) kabarsbi.com, salah seorang nara sumber dalam seminar Bahaya Narkoba di sela-sela acara pelantikan pengurus PPWI Banten, di Hotel Le Dian, Kamis (13/9/2018).

Menurut Agung, salah satu problem yang dimiliki Indonesia adalah masalah narkoba. Penyalahgunaan narkoba menyebar ke semua kalangan, tidak hanya orang dewasa, tapi juga terjadi pada remaja yang rentan terhadap pergaulan yang salah karena rasa ingin tahunya.

“Narkoba adalah masalah bangsa sampai sekarang. Meski aparat gencar memerangi narkoba namun bagi pelaku baik pengguna maupun pengedar seperti tak pernah jera. Dibutuhkan peran serta semua pihak untuk meminimalisir peredaran barang haram yang kian masif ditengah masyarakat yang tanpa mengenal ruang dan usia,” tandasnya.

Agung Sulistio raih penghargaan dari BNN Banten. (dok)

Ia mengungkapkan dahulu pengguna narkoba mempunyai berbagai  alasan bahwa akan ketidaktahuan dan masih mengira bahwa narkoba itu adalah suplemen dan vitamin dan penyehatan diri.

“Saya menghimbau sudah lah jauhi saja narkoba apapun itu alasan maupun bentuknya, dan jangan pernah mau mencoba-coba. Sekali tidak pada narkoba, tidak untuk selamanya,” papar Agung.

Baginya, narkoba adalah masalah bangsa dan narkoba sangat berbahaya bagi yang mengkonsumsi maupun dilingkungan keluarga dan masyarakat.

“Kejahatan narkoba merupakan extraordinary crime yang harus diberantas. Mari kita bertekat untuk tidak memberikan ruang sehingga generasi kita mendatang akan benar-benar terbebas dari ancaman narkoba,” harapnya. (arthur/r/as)