Polantas Polres Pemalang Bangun Kedekatan dengan Anak, Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Polantas Polres Pemalang Bangun Kedekatan dengan Anak, Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini 1PEMALANG, kabarSBI.com — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pemalang terus membangun pendekatan humanis kepada masyarakat sejak usia dini. Melalui program Polantas Karib dan Polisi Sahabat Anak, personel Satlantas Polres Pemalang memberikan edukasi kepada siswa-siswi TK IT Buah Hati Pemalang, Rabu (16/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB tersebut menjadi sarana pengenalan profesi kepolisian sekaligus menanamkan kesadaran berlalu lintas kepada anak-anak.

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Pemalang Ipda Puji Iswanto bersama Aiptu Dwiyanto dan Briptu Sofi Puji A. berinteraksi langsung dengan para siswa serta jajaran kepala sekolah dan guru TK IT Buah Hati Pemalang. Anak-anak diperkenalkan dengan tugas dan profil kepolisian, khususnya peran Polisi Lalu Lintas dalam menjaga keselamatan dan ketertiban pengguna jalan.

Edukasi lalu lintas diberikan dengan pendekatan yang mudah dipahami anak-anak. Materi mencakup pengenalan rambu-rambu lalu lintas, pentingnya tertib di jalan, serta pemahaman mengenai penggunaan helm sebagai salah satu unsur penting dalam keselamatan berkendara. Pesan keselamatan tersebut diharapkan dapat ditanamkan sejak dini sehingga menjadi kebiasaan ketika anak-anak tumbuh dan mulai aktif sebagai pengguna jalan.

Lebih dari sekadar sosialisasi, program Polisi Sahabat Anak juga menjadi bagian dari upaya menghilangkan paradigma bahwa polisi merupakan sosok yang harus ditakuti. Dengan komunikasi yang ramah dan edukatif, polisi diperkenalkan sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk membangun hubungan positif antara institusi kepolisian dengan generasi penerus bangsa.

Kasatlantas Polres Pemalang AKP Fitriyanto, S.H., M.M. menegaskan melalui kegiatan tersebut bahwa edukasi keselamatan berlalu lintas tidak harus menunggu seseorang dewasa. Kesadaran dan disiplin dapat dibentuk sejak usia dini melalui pembelajaran yang menyenangkan dan komunikatif. Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan tertib, sekaligus memperkuat pesan bahwa kehadiran Polantas bukan hanya dalam penindakan, tetapi juga dalam edukasi, pencegahan, dan membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak dini.

 

(tim/red)