
Tak hanya di Jakarta, Direktorat Jenderal Imigrasi juga melakukan penggerebekan di Kota Batam, Kepulauan Riau. Petugas mengamankan 210 warga negara asing asal Vietnam, Tiongkok, dan Myanmar dari sebuah apartemen di kawasan Lubuk Baja. Mereka diduga menjalankan praktik penipuan investasi fiktif atau scamming dengan modus menggunakan izin tinggal investor. Para pelaku disebut menargetkan korban dari luar negeri, terutama kawasan Eropa dan Vietnam, melalui jaringan digital yang terorganisir.
Sementara itu di Maluku Utara, operasi pencarian terus dilakukan terhadap tiga pendaki Gunung Dukono yang dilaporkan hilang. Kondisi pencarian berlangsung sangat berat karena Gunung Dukono masih aktif mengalami erupsi dengan semburan abu vulkanik mencapai 10 ribu meter ke udara. Tim SAR gabungan yang terdiri dari 103 personel dikerahkan untuk menyisir area gunung melalui jalur darat dan pemantauan udara menggunakan drone demi menemukan para pendaki secepat mungkin.
Peristiwa mengerikan juga terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Sebuah kamar indekos dilaporkan meledak hebat hingga menghancurkan sebagian bangunan dan melukai penghuninya. Dugaan sementara, ledakan dipicu kebocoran tabung gas LPG 3 kilogram yang membuat gas memenuhi ruangan tertutup. Saat penghuni mencoba menyalakan pendingin ruangan, percikan listrik diduga memicu ledakan besar yang mengejutkan warga sekitar.
Di Jakarta Selatan, polisi masih menyelidiki kebakaran rumah milik anggota BPK RI, Khairul Saleh, di kawasan Tanjung Barat. Korban ditemukan meninggal dunia di lantai empat rumah yang terbakar hebat. Dugaan sementara, korban terjebak saat api membesar dan tidak sempat menyelamatkan diri. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa tiga asisten rumah tangga yang berada di lokasi saat kebakaran terjadi.
Ketegangan sosial juga terjadi di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur. Bentrokan antarwarga pecah hingga menyebabkan sembilan rumah hangus terbakar dan satu warga mengalami luka akibat tembakan senjata rakitan. Konflik diduga dipicu isu keberadaan bom rakitan yang memancing provokasi di tengah masyarakat. Untuk mencegah situasi semakin memanas, aparat kepolisian bersama Brimob langsung diterjunkan ke lokasi guna melakukan pengamanan dan memulihkan kondisi wilayah.
(red)