
Perjalanan dakwah Abah Mama Gufron bermula ketika beliau merantau ke Surabaya, Jawa Timur. Di kota tersebut beliau memperdalam ilmu agama serta memperkuat spiritualitas di lingkungan Masjid Sunan Ampel, yang dikenal sebagai salah satu pusat dakwah Islam bersejarah di Pulau Jawa.
Dari perjalanan panjang tersebut, Abah Mama Gufron kemudian mendirikan Pondok Pesantren UNIQ di Malang, Jawa Timur. Pondok pesantren ini didirikan dengan orientasi utama pendidikan, membentuk santri yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga memiliki karakter kuat, mandiri, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
Saat ini Pondok Pesantren UNIQ membina ribuan santri dari berbagai daerah di Indonesia. Pesantren ini juga dikenal dengan kebijakan pendidikan yang inklusif, di mana santri dari keluarga tidak mampu, khususnya anak yatim piatu, tidak dipungut biaya. Kebijakan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Abah Mama Gufron dalam membuka akses pendidikan seluas-luasnya.
Seiring berkembangnya kebutuhan pendidikan pesantren, Pondok Pesantren UNIQ terus memperluas jangkauan dakwah dengan membuka cabang di berbagai daerah seperti Jakarta, Indramayu, serta beberapa wilayah di Sumatra dan daerah lainnya. Seluruh cabang tetap mengusung visi yang sama, yakni menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pengabdian kepada umat.
Dalam perjalanan dakwahnya, Abah Mama Gufron juga dikenal memiliki murid kesayangan yang bernama Ustad Solah. Muridnya tersebut kini turut meneruskan perjuangan pendidikan dengan mendirikan pondok bernama Saung Rombeng yang berada di Desa Sukadana, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Keberadaan pesantren tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai pendidikan dan dakwah yang diajarkan Abah Mama Gufron terus berkembang melalui para muridnya.
Agung Sulistio menilai perjuangan Abah Mama Gufron sebagai contoh nyata dakwah berbasis pendidikan yang berdampak luas bagi masyarakat. Melalui pesantren dan para murid yang meneruskan perjuangan, semangat membangun generasi berilmu dan berakhlak terus tumbuh dan memberi harapan bagi masa depan umat.
(as/red)