
Pelaksanaan ujian dipandu secara langsung oleh para pelatih, yakni Kang Mas M. Andi Irawan, Kang Mas Husen Asnawi, dan Kang Mas Dwi Prasetyo. Berbagai aspek menjadi bahan penilaian, mulai dari penguasaan teknik dasar, ketahanan fisik, kesiapan mental, hingga pemahaman terhadap ajaran dan falsafah Persaudaraan Setia Hati Terate yang selama ini menjadi landasan pembentukan karakter setiap siswa.
Suasana ujian berlangsung khidmat namun tetap penuh semangat. Para peserta mengikuti setiap tahapan dengan disiplin dan tanggung jawab tinggi, mencerminkan hasil pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis, tetapi juga pada pembentukan kepribadian yang santun, rendah hati, dan memiliki jiwa persaudaraan yang kuat.
Melalui kegiatan tersebut, PSHT Ranting Kalisat terus memperkuat perannya sebagai organisasi pencak silat yang konsisten membina generasi muda agar memiliki karakter, integritas, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai persaudaraan yang ditanamkan diharapkan mampu menjadi bekal bagi setiap siswa untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan, menjaga persatuan, serta menjauhkan diri dari segala bentuk tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur organisasi.
Dengan terselenggaranya Ujian Kenaikan Sabuk Prapolos ke Polos ini, PSHT Ranting Kalisat berharap lahir pesilat-pesilat yang tidak hanya tangguh dalam kemampuan bela diri, tetapi juga memiliki moralitas, loyalitas, dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Semangat “Memayu Hayuning Bawana” terus menjadi pedoman dalam mencetak insan yang mampu menjaga kehormatan organisasi sekaligus mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
(TIM/red)