
Menanggapi kegiatan tersebut, Agung Sulistio selaku Pimpinan Redaksi Kabarsbi.com, Ketua Umum GMOCT, sekaligus Ketua II DPP LPK-RI menyampaikan apresiasi terhadap upaya BPS dalam memperoleh data ekonomi secara langsung dari masyarakat. Namun, ia juga mengajukan pertanyaan yang dinilai mewakili rasa ingin tahu masyarakat mengenai manfaat konkret dari pelaksanaan Sensus Ekonomi bagi warga yang telah meluangkan waktu memberikan data.
Menurut Agung Sulistio, masyarakat berhak memperoleh pemahaman yang jelas mengenai hubungan antara data yang dikumpulkan dengan kebijakan yang nantinya akan diterapkan pemerintah. Ia mempertanyakan sejauh mana hasil pendataan tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengembangan usaha mikro, penciptaan lapangan kerja, maupun pemerataan pembangunan ekonomi di daerah.
Secara umum, hasil Sensus Ekonomi menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan, memetakan potensi ekonomi daerah, mengevaluasi perkembangan dunia usaha, serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Data tersebut juga dimanfaatkan oleh pemerintah pusat maupun daerah sebagai bahan pengambilan keputusan dalam bidang ekonomi, investasi, dan pemberdayaan pelaku usaha.
Kegiatan pendataan di Desa Loning diharapkan berjalan lancar dengan dukungan masyarakat yang memberikan informasi secara jujur dan lengkap. Di sisi lain, berbagai kalangan berharap hasil Sensus Ekonomi tidak hanya menjadi kumpulan data statistik, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kebijakan yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan yang lebih merata di Kabupaten Pemalang dan Indonesia secara keseluruhan.
(tim/red)