Sudin Nakertrans Jakarta Utara Gelar Pelatihan Pembuatan Aneka Kue Kering, Peserta: Senang, Sangat Bermanfaat

Sudin Nakertrans Jakarta Utara Gelar Pelatihan Pembuatan Aneka Kue Kering, Peserta: Senang, Sangat Bermanfaat 1
Kasudin Nakertransgi Kota Jakut Noviar Dinaryanti bersama Kasi P3T Dwi Juni dan peserta pelatihan menampilkan kue karyanya. (dok)

JAKARTA, kabarSBI.com – Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertransgi) Kita Adm Jakarta Utara kembali menggelar pelatihan kue dalam program Jakarta entrepreneur pembentukan tenaga kerja mandiri.

Pelatihan pembuatan kue kering dilaksanakan di ruang serbaguna kantor Sudin Nakertransgi di Jl. Plumpang Semper, Koja, Jakarta Utara, diikuti 50 peserta dari enam kecamatan di Jakarta Utara, selama lima hari (21 – 25 Juli 2025).

Hikmawati, 40, peserta dari Kalibaru mengaku senang dan berharap dapat sukses dengan mengikuti pelatihan dari Sudin Nakertransgi Jakarta Utara.

Untuk hari kedua itu, ia mengaku membuat kue molen, pastel dan roti. Tiga hari kedepan membuat jenis kue kering yang lainnya.

“Sebelumnya saya tidak bisa sama sekali bikin kue – kue, sekarang Alhamdulillah setelah saya mengikuti pelatihan, sudah bisa buat kue. Saya sangat senang,” katanya.

Lebih jauh, kata warga Kalibaru kecamatan cilincing itu, setelah mengikuti serangkaian pelatihan ingin meningkatkan usaha untuk kesejahteraan keluarga.

“Manfaatnya buat saya kedepan bisa bikin usaha dirumahan dan bisa menghasilkan uang untuk membantu ekonomi keluarga,” ujar ibu pedagang kelontong itu.

Hal senada disampaikan Rahma Fadillah, 35, peserta dari Warakas, kecamatan Tanjung Priok.

“Saya mengikuti pelatihan jakpreneuer dengan membuat kue kering bolen pisang, tahu goreng isi daging dan kue bahan dari sayuran,” tutur Rahma.

Kasudin Noviar Dinaryanti bersama Kasi P3T Dwi Juni dan para peserta binaanya. (dok)

“Sebelumnya saya juga tidak bisa membuat kue, insyaallah sekarang sudah bisa,” akunya.

Ia mengaku merasakan manfaat besar dari kepesertaannya dan menbah teman komunitas.

“Sangat bermanfaat tambah ilmu, tambah ide kalau anati jualan dan tambah temen-temen sesama. Harapan saya dengan mengikuti pelatihan ini saya bisa berkembang yang selama ini saya hanya jualan nasi uduk mudah-mudahan bisa punya restoran makanan,” harapnya.

“Saya juga sama yang tadinya tidak bisa apa – apa sekarang sudah bisa buat kue. Alhamdulillah saya sangat senang sekali ikuti program ini,” timpah Nuraini, warga Papanggo.

Sementara itu, Kasudin Nakertransgi Kota Adm Jakarta Utara, Noviar Dinaryanti, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan keterampilan warga Jakarta Utara melalui pelatihan pembuatan kue.

Saat meninjau peserta pelatihan, Kasudin Noviar Dinaryanti didampingi Kepala Seksi P3T Dwi Juni, memberikan dukungan dan motivasi kepada warga untuk memanfaatkan momen berharga ini sebaik mungkin.

“Kami menghadirkan pelatih-pelatih terbaik untuk membimbing peserta menjadi terampil dalam membuat kue. Tujuan kami adalah agar warga Jakarta Utara dapat bersaing di dunia usaha kuliner dengan kemampuan yang mempuni,” ungkapnya penuh keyakinan.

Dengan langkah ini, kata Kasudin, diharapkan warga Jakarta Utara dapat meningkatkan kemampuan dan daya saing mereka di industri kuliner.

Baginya, Keterampilan yang dipelajari bukan hanya tentang membuat kue, tapi tentang membangun harapan dan bekal masa depan warga.

“Tentu semua perlu proses, kesabaran dan ketekunan adalah kuncinya. Saya berharap dari sini lahir kreator yang berani mewujudkan impian melalui kue yang lezat dan kreatif serta pelayanan yang ramah,” pesan sukses Kasudin Noviar Dinaryanti.

(min/r/as)