TNI Sigap Hadapi Banjir Gunung Sahari, Babinsa Penjaringan Tuai Apresiasi Warga

TNI Sigap Hadapi Banjir Gunung Sahari, Babinsa Penjaringan Tuai Apresiasi Warga 1JAKARTA, kabarSBI.com – Pada hari Minggu, 18 Januari 2026, jajaran TNI di wilayah Jakarta menunjukkan kesiapsiagaan dan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Sejak pagi hari, personel dari Kodam Jaya bersama Korem 052/Wijayakrama turun langsung ke lokasi banjir di Jalan Gunung Sahari, Pademangan Barat, Jakarta Utara.

Kegiatan ini melibatkan unsur Kodim 0502/Jakarta Utara, Koramil 02/Penjaringan, serta para Babinsa yang menjadi ujung tombak pendampingan masyarakat. Kehadiran mereka menegaskan komitmen TNI dalam merespons cepat setiap kondisi darurat yang dihadapi warga.

Banjir yang melanda kawasan tersebut cukup parah, dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 hingga 60 sentimeter. Tepat di depan gerai Mie Gacoan Gunung Sahari, genangan air menghambat aktivitas warga dan lalu lintas, serta berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat sekitar.

Di tengah kondisi tersebut, personel TNI bahu-membahu membantu warga, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, evakuasi warga yang membutuhkan bantuan, hingga memastikan keamanan lingkungan. Para Babinsa Penjaringan tampak aktif menyapa dan menenangkan warga, sekaligus memberikan arahan agar masyarakat tetap waspada.

 

Respons cepat dan sikap humanis aparat TNI mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran TNI yang dinilai selalu hadir di saat masyarakat membutuhkan, terutama dalam situasi bencana seperti banjir.

 

Peran Babinsa Penjaringan menjadi sorotan tersendiri. Kedekatan mereka dengan warga, pemahaman kondisi wilayah, serta kesiapan dalam bertindak dinilai sangat membantu mengurangi kepanikan dan mempercepat penanganan di lapangan.

Aksi ini sekaligus mencerminkan sinergi kuat antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, TNI juga tampil sebagai pelindung dan pengayom rakyat, sejalan dengan jati diri TNI sebagai tentara rakyat.

 

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan banjir susulan, kehadiran dan kesiapsiagaan TNI di wilayah rawan banjir seperti Gunung Sahari menjadi bukti nyata bahwa negara hadir melalui aparatnya. Masyarakat pun berharap sinergi dan kepedulian seperti ini terus terjaga demi keamanan dan keselamatan bersama.

 

(as/red)