UNGKAP KASUS PENANGKAPAN PEREDARAN NARKOTIKA

JAKARTA, KABARSBI –  Polres Metro Jakarta Pusat kembali mengadakan Press Release yang bertempat di Aula Slamet Riyanto Jl.Kramat Raya 61 Jakarta Pusat. dengan mengungkap pelaku Penyalah gunaan Narkotika yang berhasil di amankan oleh Sat Narkoba dan seluruh Polsek jajaran Polres Metro Jakarta Pusat dan sekaligus Memusnahkan Barang Bukti pada hari Selasa Tanggal 27 Februari 2018.

Polres Metro Jakarta Pusat mempublikasikan Ungkap Kasus Narkotika ini terhitung pada tanggal 18 – Februari – 2018 Sampai dengan tanggal 25 – Februari -2018 ini di ungkapkan pada Hari Selasa tanggal 27 – februari – 2018 pada pukul: 09:00 Wib di Mapolres Metro Jakarta Pusat dengan Kerja Sama dari pihak Jajaran Polsek, Polres Metro Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu memaparkan bahwa Barang Bukti serta 19 tersangka yang di yang dihadirkan dari Jajaran Polsek Jakarta Pusat “Hasil Operasi di tempat yang berbeda. Diantara nya dari Polsek Cempaka putih ,Polsek Gambir, Polsek Menteng, dan Polsek Tanah Abang. Yang mana ke semua nya berada di wilayah Hukum Polres Metro Jakarta Pusat ujarnya dalam Press Release di Mapolres Metro Jakarta Pusat.

Dari hasil ungkap kasus tersebut Pihak Kepolisian Metro Jakarta Pusat berhasil mengamankan beberapa Jumlah Tersangka (TSK) dengan Modus Operandi sebagai Pengedar.
Jumlah LP Masuk 19 Kasus, Jumlah Tersangka 19 Orang, Modus Operandi Pengedar Yang berhasil di tangkap di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan Barang Bukti yang berhasil disita oleh Petugas Sabu 285,13 Gram, Ganja 28,99 Gram, Ekstasy 111 Butir, Uang Tunai Rp. 1.400.000,- Dan 1 (Satu) Unit Sepeda Motor Merk YAMAHA AEROX warna kuning.

Para pelaku di jerat Pasal :114 (2) SUB 112 (2) UURI NO.35 TAHUN 2009 tentang NARKOTIKA dengan ancaman Hukuman Mati, Pejaran seumur hidup paling singkat 6 (Enam) Tahun Penjara paling lama 20 (Dua Puluh) Tahun dan Denda paling sedikit 1 (Satu) Miliar dan paling Banyak 10 (Sepuluh) Miliar Rupiah. (Anjar/sbi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.