Warga Karangnunggal Tasikmalaya Gelar Forum Ketahanan Pangan: Jagung Jadi Andalan Cegah Pengangguran dan Dorong Ekonomi Lokal

Daerah, Headline, Jawa Barat1608 Dilihat

Warga Karangnunggal Tasikmalaya Gelar Forum Ketahanan Pangan: Jagung Jadi Andalan Cegah Pengangguran dan Dorong Ekonomi Lokal 1

Tasikmalaya, kabarSBI – Kesadaran warga lokal terhadap pentingnya ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi semakin menguat. Hal ini tampak dalam kegiatan Forum Silaturahmi Warga Program Ketahanan Pangan yang digelar di Kecamatan Karangnunggal, Tasikmalaya, pada Rabu (23/7).

Acara yang diinisiasi oleh Polsek Karangnunggal bersama tokoh masyarakat ini mengusung tema “POLRI untuk Masyarakat” dengan tujuan meningkatkan fokus dan konsentrasi warga dalam menciptakan aktivitas positif, produktif, dan bernilai ekonomi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Karangnunggal, Ketua APDESI Karangnunggal, beberapa kepala desa dari wilayah setempat, para pengusaha lokal, serta perwakilan organisasi masyarakat PERMATA PUJASEKA.

Dalam diskusi, terungkap bahwa sektor pertanian, khususnya penanaman jagung, memiliki potensi besar yang belum dimaksimalkan. Dari total kebutuhan jagung untuk pasar lokal dan peternak di wilayah Tasikmalaya Selatan saja, saat ini baru mampu dipenuhi sekitar 25%. Sementara permintaan pasar terus meningkat, baik untuk kebutuhan pangan manusia maupun pakan ternak.

Kapolsek Karangnunggal dalam sambutannya menyampaikan, “Kita ingin warga punya kegiatan yang produktif dan menghasilkan. Dengan bertani jagung misalnya, kita bukan hanya memenuhi kebutuhan pangan daerah, tapi juga mengurangi pengangguran, menekan angka kriminalitas, dan meningkatkan kesejahteraan.”

Pihak BULOG pun disebut siap membeli jagung hasil panen warga dengan harga bersaing. Apalagi dengan standar kualitas yang baik, hasil jagung dari Karangnunggal bahkan bisa dikirim ke luar daerah untuk memenuhi kuota pasar nasional yang masih terbuka lebar.

Ketua APDESI Karangnunggal menambahkan bahwa para kepala desa siap mendukung dengan memetakan lahan-lahan yang bisa dimanfaatkan dan membantu memfasilitasi warga dengan pelatihan serta akses bibit dan pupuk.

Seorang pengusaha lokal yang hadir dalam forum menyatakan minatnya untuk bermitra dengan kelompok tani warga. “Kami butuh suplai jagung berkualitas untuk pakan ternak. Selama ini stok masih kurang. Kalau warga bisa produksi lebih banyak, kami siap tampung,” ujarnya.

Forum ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat, pengusaha, dan masyarakat untuk menciptakan swasembada pangan lokal yang kuat dan berkelanjutan.

Pesan Penting:

✅ Fokus warga pada kegiatan positif dan produktif akan mengurangi pengangguran dan kriminalitas.
✅ Potensi pasar jagung masih sangat besar, baru terpenuhi 25% dari kebutuhan pasar.
✅ BULOG dan pengusaha lokal siap membeli jagung dengan standar kualitas baik.
✅ Perlu sinergi antara warga, pemerintah, dan pengusaha untuk mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan ekonomi berbasis pertanian di Karangnunggal. Dengan semangat gotong royong dan dukungan semua pihak, wilayah ini berpotensi menjadi salah satu sentra produksi jagung di Tasikmalaya Selatan, yang memberi manfaat ekonomi, sosial, dan ketahanan pangan jangka panjang.

 

Reporter:  E.K