
JAKARTA, kabarSBI.com – Sebanyak 100 orang warga usai mengikuti pelatihan teori dan fisik Satpam pada program kegiatan Suku Dinas Tenagakerja, Transmigrasi dan Energi Kota Adm Jakarta Utara, langsung mendapat tawaran pekerjaan.
Mereka diminta bergabung dengan perusahaan jasa tenaga pengamanan yang berdomisili di Sunter untuk bekerja di perkantoran, rumah sakit, sekolah dan lainnya, dengan penghasilan UMR setempat. Dengan kriteria pihak rekrutmen usia 22 sampai 35 tahun, dengan tinggi badan tertentu.
Kepala Suku Dinas Tenagakerja, Transmigrasi dan Energi Kota Adm Jakarta Utara, Noviar Dinaryanti, menyambut baik warga binaanya mendapat tawaran pekerjaan usai mengikuti pelatihan selama dua Minggu.
“Kami sangat menyambut baik perusahan yang langsung merekrut peserta pelatihan binaan kami. Tentu ini peluang besar bagi peserta mendapatkan pekerjaan,” ujar Noviar Dinaryanti, usai menutup program pelatihan Satpam tahun 2025, di ruang serbaguna Kantornya, Senin, 15/9/2025.

Menurutnya, azas manfaat dari pelatihan yang dilakukan berbuah manis bagi warga Jakarta Utara.
“Tujuan program dan kegiatan kami adalah memberdayakan masyarakat untuk peluang kerja dan usaha, tentu ini akan mengurangi angka pengangguran. Kami bersyukur apa yang kami lakukan membuahkan hasil. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam pelatihan ini,” jelasnya.
Kepala Seksi P3T Sudin Nakertransgi Jakarta Utara, Dwi Juni, menambahkan bahwa warga binaanya setelah mengikuti pelatihan Satpam, beberapa perusahan minat merekrut tenaga kerja.
“Tiga orang dari peserta pelatihan yang kami laksanakan langsung mendapat pekerjaan disebuah perusahaan di kawasan pelabuhan Tanjung Priok. Ini diluar perusahan yang merekrut di Sunter itu,” tambahnya.
“Mudah-mudahan semua peserta pelatihan mendapat manfaat untuk keluarga dan peningkatan ekonomi warga Jakarta Utara bertahap semakin baik,” harap Dwi.
(min/r/as)




