
JAKARTA, kabarSBI.com – Sebanyak 16 orang warga Kepulauan Seribu mendapat pelatihan khusus mengelas dalam air (underwater welding), mendapat sertifikat dan gratis. Kesempatan emas yang jarang disiapkan dalam kerangka program pemberdayaan Pemprov DKI Jakarta.
“Pelatihan ini khusus dan luar biasa tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama. Jadi saya berharap peserta benar-benar dapat menggunakan ilmu pengetahuan teknik khusus ini selama pelatihan,” ujar Plt Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kabupaten Administrasi Kepulauan, Noviar Dinaryanti.
Ia berharap, peserta dikemudian hari dapat menjadi tenaga profesional khusus yang dapat bermanfaat bagi keluarga dan kalangan industri.
Menurutnya, peluang karir terbuka dengan gaji yang kompetitif karena sifat pekerjaan yang berisiko dan membutuhkan keterampilan khusus.
“Ini sangat menjanjikan dalam beberapa aspek, terutama dalam industri yang melibatkan struktur bawah air atau laut. Jasa ini bisa memiliki nilai tambah tinggi karena tidak banyak orang yang terlatih untuk melakukan pekerjaan ini,” tutur Noviar Dinaryanti.
Hal tersebut disampaikan pada situs berita ini disela-sela acara penutupan kegiatan pelatihan Las Bawah Air angkatan kedua tahun 2025. Dilaksanakan di gedung Laboratorium Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta.
Pelatihan dilaksanakan selama 30 hari kerja, dimulai dari tanggal 16 Juni 2025 s.d 21 Juli 2025 dengan Jumlah Materi Pelajaran sebanyak 240 JPL dan diikuti oleh 16 orang peserta.

Sejumlah pejabat DKI Jakarta hadir dalam penutupan acara pelatihan Las Bawah Air Angkatan Kedua. Kehadiranya sekaligus bentuk dukungan dan harapan agar peserta menjadi bagian dari warga Jakarta yang terampil dan bahagia.
Pejabat yang hadir antara lain Kepala Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las, Ulin Nuha; Kepala Sub Bagian Tata Usaha Ardila Muslim; Kepala Satuan Pelaksana Pelatihan dan Uji Kompetensi Ihsan Sabarudin; Kepala Satuan Pelaksana Pengendalian dan Pemasaran Sulistyadi Purwanto.
Selain itu, support juga dari Instruktur Las Bawah Air, para Instruktur Las dan Pegawai di lingkungan Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta.
(min/r/as)




