JAKARTA, kabarSBI.com – Agung Sulistio kembali memberikan wejangan tegas kepada seluruh anggota Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI). Ia menekankan bahwa tidak semua yang dibakar akan menjadi abu; sebagian justru ditempa untuk menjadi lebih kuat—seperti batu bata yang sengaja dibakar agar kokoh. Analogi ini ia gunakan untuk menggambarkan bahwa berbagai ujian dan tekanan bukanlah alasan untuk mundur, melainkan proses pembentukan karakter dan ketangguhan organisasi, Pada hari Jum’at, 28 November 2025.
Dalam penyampaiannya, Agung menyoroti dinamika yang sering dihadapi SBI di lapangan. Berbagai tekanan, gesekan, hingga upaya pembungkaman tidak jarang muncul ketika SBI menjalankan fungsi kontrol sosial. Namun, ia menegaskan bahwa SBI tetap berdiri tegak karena berpegang pada semangat untuk mengungkap kebenaran. Prinsip ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menjamin kemerdekaan pers dan menguatkan peran masyarakat dalam menyampaikan informasi yang objektif.
Selain itu, Agung menekankan pentingnya pemahaman terhadap Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU No. 14 Tahun 2008). Menurutnya, SBI memiliki hak atas akses informasi publik, dan sekaligus kewajiban untuk menyebarkannya kepada masyarakat secara transparan, berimbang, dan bertanggung jawab. Dengan memegang teguh aturan tersebut, setiap langkah yang dilakukan SBI memiliki dasar hukum yang kuat dan sah dalam memperjuangkan keterbukaan.
Agung juga mengingatkan bahwa SBI dibangun dari nilai integritas dan kebersamaan yang tidak mudah digoyahkan. Ia menekankan bahwa etika, moralitas, serta profesionalisme harus tetap menjadi fondasi utama setiap anggota. Keteguhan sikap ini, menurutnya, adalah alasan mengapa SBI tetap solid dan tidak mudah terpecah meski menghadapi situasi berat di lapangan.
Di penghujung pesannya, Agung menegaskan bahwa ujian bukanlah tanda kehancuran, melainkan proses penguatan. “Kita bukan abu yang mudah hilang,” ujarnya, “kita adalah batu bata yang dibakar untuk menjadi lebih kokoh.” Dengan berpegang pada UU Pers, UU KIP, serta semangat kebenaran, Agung meyakini bahwa SBI akan terus menjadi garda terdepan dalam menyuarakan fakta dan memperjuangkan transparansi bagi masyarakat.
(red)




