Beredar Video Pengakuan Terduga Pelaku Pembunuhan Terhadap Wartawan

Daerah, Headline, Sumatera737 Dilihat
Beredar Video Pengakuan Terduga Pelaku Pembunuhan Terhadap Wartawan 1
Terduga pelaku pembunuhan Wartawan, Akmal alias Martin, (ist)/ sumber: bermitra.com

PANGKALPINANG – Tim gabungan Polsek Teluk Gelam dan Polsek Tanjung Lubuk, Polres Ogan Komering Ilir, berhasil mengamankan Martin alias Akmal pada Jumat siang (8/8/2025). Ia diduga terlibat dalam kasus pembunuhan bersama rekannya, Hasan, terhadap Adityawarman alias Adit (48), wartawan sekaligus pemilik media Okeyboz.com.

Hasan diketahui merupakan penjaga kebun milik Adit. Korban ditemukan tak bernyawa di dalam sumur dekat pondok kebunnya pada Jumat siang. Dalam video yang beredar, Martin mengaku berangkat dari Bangka bersama Hasan dengan mengendarai Daihatsu Terios BN 1397 TE milik korban. Hasan awalnya mengatakan hendak menjemput karyawan di daerah Selapan untuk dibawa ke Belitung, namun ternyata tujuan mereka menuju Teluk Gelam.

Martin menuturkan bahwa di atas kapal, Hasan sempat mengajak penumpang lain yang hendak pergi ke Jambi, namun mereka ditinggalkan di sana sebelum tiba. Sebelumnya, Adit dilaporkan hilang kontak sejak Kamis siang. Selain korban, mobilnya juga ikut menghilang, memunculkan dugaan pembunuhan disertai perampokan.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pada Kamis sore sekitar pukul 18.00 WIB, mobil korban terpantau masuk ke KMP Garda Maritim 5 dari Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok menuju Pelabuhan Tanjung Api Api. Berdasarkan data tiket, kendaraan tersebut dibawa Hasan Basri dan M Akmal, dengan tiket dipesan melalui seorang calo berinisial Nn.

Direktur Reskrimum Polda Babel, Kombes Pol Muhammad Rivai Arvan, mengungkapkan bahwa mobil korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan di wilayah Polres OKI, Polda Sumsel, sekitar pukul 12.00 WIB. Martin alias Akmal berhasil diamankan, sedangkan Hasan Basri masih buron karena melarikan diri saat hendak ditangkap.

Arvan menjelaskan, pengungkapan kasus ini berkat koordinasi cepat antara Polda Babel dan Polda Sumsel. Laporan resmi diterima pada pukul 08.50 WIB, dan tiga jam kemudian salah satu pelaku berhasil diamankan.

Nafa Praditya Oktarila (23), anak korban, mengatakan ayahnya terakhir kali mengabari akan bertemu seseorang di Swiss-Bell sebelum pergi ke kebun. Sekitar pukul 11.30 WIB, komunikasi dengan Adit terputus hingga ditemukan meninggal dunia.

sumber: kabarbangka.com