
JAKARTA, kabarSBI.com – Camat Pademangan Mumu Mujtahid mengatakan agar pengurus RW harus transparan dalam pertanggungjawaban laporan, baik anggaran maupun program. Sebab anggaran itu juga hasil patungan warga. Banyak permaslahan pada lingkungan RW yang bermula dari ketidaktransparan pertanggungjawaban anggaran.
“Pertanggungjawabannya secara terbuka dan berkala. Permasalahan yang sudah-sudah, tidak hanya di Pademangan Barat, biasanya kadang-kadang kan iurannya itu jadi sumber masalah. Tapi kalau sudah dari awal terbuka dan transparan, saya pikir bisa meminimalisir kecurigaan-kecurigaan warga,” tegas Camat Mumu, saat melakukan peresmian kantor Sekretariat RW 16 Kelurahan Pademangan Barat, Jakarta Utara, Jumat, 11/1/2019.
Peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Camat didampingi Lurah Pademangan Barat Dini Paramita Sapaty, ketua RW 16 Kelurahan Pademangan Barat Effendy dan perwakilan TNI-Polri setempat.
“Alhamdulillah RW 16 Kelurahan Pademangan Barat sudah punya kantor sekertariat. Gunakan tempat ini untuk kepentingan warga,” sambung Mumu.
Dengan adanya kantor sekertariat ini, dia berpesan agar pengurus RW lebih aktif dalam melayani warga. Bertugas sebagai kepanjangan tangan pemerintahan dalam bidang pendataan kependudukan, ketertiban, pemberdayaan masyarakat, dan social kemasyarakatan.
“Saya harus dukung, harus support. Bukan dukung dan support ketua RW-nya tapi kepengurusan RW-nya. Karena perhatian saya tentunya kepada warganya. Apapun itu saya dukung,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua RW 16 Kelurahan Pademangan Barat, Effendy berjanji akan lebih transparan terkait pertanggungjawaban anggara kepengurusan. Program terdekat, pihaknya akan membuat taman sebagai tempat berkumpulnya warga untuk bersosialisasi.
“Saya sepaham dengan pesan Pak Camat. Saya akan transparan soal anggaran kepada, bahkan akan saya berikan lampiran laporan itu kepada Camat, Lurah, Kapolsek dan Danramil,” tutupnya. (suryo/r/as)

