PANGANDARAN, kabarSBI.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Padaherang, Kabupaten Pangandaran, menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan ditemukannya telur lalat pada salah satu menu makanan yang dibagikan kepada siswa. Insiden tersebut memicu kekhawatiran terkait standar kebersihan dan pengawasan dalam pelaksanaan program yang menyasar peserta didik itu.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (13/5/2026) dan pertama kali diketahui oleh seorang siswa kelas XI berinisial ST saat hendak mengonsumsi makanan yang diterimanya. Temuan itu kemudian menyebar di lingkungan sekolah dan menimbulkan keresahan di kalangan siswa maupun tenaga pendidik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 100 paket makanan menjadi perhatian dalam kejadian tersebut. Namun dari jumlah itu, hanya tujuh paket yang dikabarkan sempat diganti oleh pihak penyedia makanan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengawasan kualitas makanan sebelum didistribusikan kepada siswa.
Ketua Aliansi Wartawan Pasundan (AWP), N. Nurhadi, menilai dugaan tersebut tidak boleh dianggap sepele karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan peserta didik sebagai penerima manfaat program MBG.
“Program MBG merupakan langkah positif dalam mendukung kebutuhan gizi anak sekolah. Namun jika ditemukan dugaan telur lalat pada makanan, maka hal ini harus menjadi evaluasi serius seluruh pihak terkait,” ujar Nurhadi, Kamis (14/5/2026).
Ia juga mempertanyakan standar higienitas dapur penyedia makanan, termasuk legalitas operasional vendor dan kepemilikan sertifikat laik higienis sanitasi. Menurutnya, keterbukaan informasi dari pihak penyedia sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah tersebut.
“Pengawasan tidak boleh hanya saat distribusi. Mulai dari proses pengolahan, pengemasan, hingga pengiriman makanan ke sekolah harus diawasi secara ketat. Jangan sampai program yang bertujuan baik justru menimbulkan keresahan di masyarakat,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak vendor penyedia MBG maupun instansi terkait mengenai dugaan ditemukannya telur lalat pada menu makanan di SMKN 1 Padaherang. Masyarakat pun berharap dilakukan evaluasi menyeluruh dan peningkatan pengawasan agar makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar aman, sehat, dan layak konsumsi.
(bono/red)




