Kritik Pedas Dali Mahdali Pada Sabri Saiman – JURK

Kritik Pedas Dali Mahdali Pada Sabri Saiman - JURK 1
H. Dali Mahdali (kiri) H. Sabri Saiman (kanan),.dua tokoh masyarakat Jakarta Utara. (Ist)

JAKARTA, kabarSBI.com –  Penandatanganan Fakta Integritas yang digelar Jakarta Utara Rumah Kita (JURK), di Plaza Barat Komplek Kantor Walikota Jakarta Utara, Sabtu, 15/11/2025. Acara itu, dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Walikota Jakarta Utara, Hendra Hidayat.

Namun demikian, salah seorang tokoh masyarakat Jakarta Utara H. Dali Madali melontarkan kritik pedas yang menyoroti sosok di balik gerakan JURK yaitu H. Sabri Saiman.

Kritik itu disampaikan Dali Mahdali dalam postingan akun facebook @dalimahdali, seperti dibawah ini, pada Jumat (14/11/2025).

Menurut Dali, Fakta Integritas seharusnya merupakan komitmen moral untuk menjaga kejujuran, keadilan, dan kepatuhan terhadap aturan oleh siapa pun yang memegang jabatan.

“Penekanan Fakta Integritas itu adalah tidak boleh ada pembohongan, penyalahgunaan jabatan dan fungsi. Fokusnya, tidak boleh saling menyiasati antara yang memimpin dan yang dipimpin,” ujarnya.

Namun, Dali menegaskan bahwa sebelum bicara soal integritas, publik harus melihat siapa penyelenggara dan penggagasnya. Ia mempertanyakan posisi Sabri Saiman yang seolah menjadi representasi seluruh komponen strategis Jakarta Utara.

“Beliau sering mengatasnamakan seluruh komponen taktis di Jakarta Utara dan menempatkan diri seolah-olah bisa mengkondisikan Jakarta Utara sebaik mungkin. Bisa benar, bisa juga tidak tepat,” tegas Dali.

Deretan Pertanyaan yang Menggugat Peran JURK

Dali kemudian melemparkan serangkaian pertanyaan kritis tentang keberadaan dan kontribusi JURK dalam berbagai kejadian penting di Jakarta Utara:

Di mana JURK saat rumah Sahroni dijarah?

Di mana JURK saat Polres hampir dimusnahkan?

Di mana JURK ketika laut Marunda direklamasi dan nelayan kehilangan mata pencaharian?

Di mana JURK saat buruh membutuhkan perlindungan?

Di mana JURK ketika warga tertimpa kontainer?

Di mana JURK saat parkir liar kontainer menjamur di pemukiman?

Di mana JURK saat warga butuh lapangan kerja?

Di mana JURK ketika warga Jakarta Utara lapar?

Pengakuan Dali: Pernah Diminta Menggagas Penggusuran Maqom Mbah Priok

Dali mengungkapkan fakta mengejutkan: ia pernah diminta Sabri Saiman untuk menjadi koordinator dan penggagas penggusuran Maqom Mbah Priok milik Habib Ali.

“Saya menolak karena itu berbahaya bagi kondusifitas Jakarta Utara. Jangan sampai terjadi lagi kasus Mbah Priok jilid dua,” ujarnya.

Deklarasi Untuk Siapa?

Dali mempertanyakan motif sebenarnya di balik deklarasi Fakta Integritas JURK.

“Deklarasi ini untuk kepentingan siapa? Warga Jakarta Utara yang mana yang dimaksud? Untuk PT Pelindo dengan dana CSR besar kah? Atau hanya legitimasi bagi seseorang yang mulai renta, penuh rasa ketakutan, dan khawatir kehilangan power?” katanya.

Sebagai penutup, Dali menegaskan tidak tertarik menghadiri atau terlibat dalam kegiatan tersebut.

Hingga, Minggu 16/11/2025 postingan Dalimahdali mendapat berbagai respon umumnya dari akun nitezin Jakarta Utara.

Sabri Saiman sendiri selaku orang yang disebut-sebut tokoh masyarakat Jakarta Utara sekaligus tokoh JURK (Jakarta Utara Rumah Kita) hingga berita ini diturunkan belum ada respon.

Situs berita ini saat mengkonfirmasi juga belum dapat terhubung.

(min/r/as)