
JAKARTA, kabarSBI.com – Menteri Lingkungan Hidup RI/ Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq.dengan tegas menyampaikan keinginannya agar RDF (Refuse-derived Fuel) Plant Rorotan Jakarta dapat segera beroperasi.
“Jakarta Utara tidak usah ngecap ngalor ngidul tinggi selangit. Kalau RDF Rorotan tidak bisa beroperasi kita berikan jempol kebawah untuk Pak Wali. Tetapi, kalau bisa RDF Rorotan beroperasi kita angkat topi tinggi-tinggi untuk bapak Walikota Jakarta Utara,” demikian tegas Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq, dalam sambutan dan arahanya terkait program penanganan sampah, di Ruang Bahari Lantai 14 Kantor Walikota Jakarta Utara, Kamis, 10/7/2025.
Menurut Menteri, RDF yang telah dibangun Pemerintah Daerah sudah membuatnya dirinya senang. Namun belakangan mendapat kontra dari masyarakat membuatnya prihatin.
“RDF Rorotan bila beroperasi mempunyai daya tampung 2500 ton sampah per hari. Sedangkan volume sampah Jakarta Utara 1300 ton perhari, artinya ini bisa melayani kota lainya di Jakarta. Saya tidak ada kepentingan apapun tapi saya ingin RDF beroperasi karena itu akan mengurangi volume sampah Bantar Gebang,” ujar Menteri.
Lebih jauh, kata Menteri, timbunan sampah Jakarta sangat tinggi yakni 9000 ton perhari dari populasi penduduk 10,4 juta jiwa hingga 11 juta jiwa di Jakarta.
“Dari timbunan sampah hampir seluruhnya di tampung Bantar Gebang. Hari ini Bantat Gebang kerusakan lingkungan sudah sangat besar dan tidak ada yang bertanggujawab. Ini serius dan harus menjadi perhatian kita bersama agar terselesaikan,” jelasnya.
Menteri mengakui bahwa pihaknya dengan segala wewenang sesuai amanat Undang Undang kesulitan dalam mengatasi penanggulangan sampah skala nasional.
“Ini pertemuan yang sangat baik, bapak walikota, Pak Kadis, Pak Kasudin, bapak ibu Camat, Para Lurah dan RW yang hadir pada kesempatan ini saja saya sudah senang. Mari kita bersama – mengatasi masalah sampah mulai dari yang paling sederhana saja memilah sampah dari rumah tangga,” sambung Menteri.
“Saya hadir disini senang sekali karena saya lihat sebelah kiri itu ada tong tong sampah organik yang akan didistribusikan pada rumah tangga. Saya berharap semua warga Jakarta Utara mendapat tong sampah organik. Nanti bisa dianggarkan dan bisa juga dibantu kalangan usaha,” harap Menteri Hanif. (min/r/as)




