JAKARTA, kabarSBI.com – Turnamen sepak bola usia muda paling bergengsi di awal tahun 2026 kembali digelar melalui ajang Putra Jakarta Soccer Cup 2, yang tahun ini memperebutkan Piala Bergilir Anggota DPR RI 2024–2029, Ir. M. Shadiq Pasadigoe, SH, MM. Kompetisi prestisius ini menghadirkan kemeriahan dan antusiasme tinggi dari para peserta, pelatih, serta para pemerhati sepak bola usia dini.
Acara yang berlangsung pada 10–11 Januari 2026 ini digelar di Gandhi Memorial International School (GMIS) Soccer Field, Kemayoran, Jakarta Pusat. Lapangan berstandar internasional tersebut menjadi saksi ketatnya persaingan 100 tim dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) yang hadir untuk unjuk kemampuan terbaik.
Dalam liputan langsung tim Kabarsbi.com, Kepala Koordinator Liputan Sahabat Bhayangkara Indonesia DKI, Zutary, bersama Efendi Haryanto dan Sutikno, mengamati bagaimana turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter dan disiplin bagi generasi muda sepak bola Indonesia.
Opening ceremony berlangsung meriah dengan hadirnya Anggota DPR RI M. Shadiq Pasadigoe, Ketua Askot PSSI Jakarta Utara Syamsul Bahri, dan Ketua Panitia Putra Jakarta Cup 2 Budi. Kehadiran para tokoh ini menegaskan tingginya komitmen terhadap pengembangan sepak bola usia dini yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, M. Shadiq Pasadigoe menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia muda adalah fondasi penting bagi masa depan prestasi Indonesia. Ia mengapresiasi semangat para peserta dan menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas. “Semoga seluruh pemain, pelatih, wasit, dan official sukses serta mampu membawa pulang pengalaman berharga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Askot PSSI Jakarta Utara, Syamsul Bahri, menyampaikan harapannya agar turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten. Ia menilai turnamen seperti Putra Jakarta Cup menjadi ruang tumbuhnya talenta-talenta potensial yang kelak dapat membawa nama Jakarta Utara bahkan Indonesia ke level yang lebih tinggi.
Ketua Panitia Putra Jakarta Cup 2, Budi, menjelaskan bahwa antusiasme peserta meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, 100 tim dibagi ke dalam enam kategori usia, yakni U8, U9, U10, U11, U12 putra, dan U12 putri. Pada hari pertama tercatat 40 tim berlaga di babak penyisihan, sementara 60 tim lainnya tampil pada hari kedua dengan intensitas pertandingan yang semakin tinggi.
Atmosfer kompetisi terlihat sangat hidup. Para pemain muda menunjukkan teknik, determinasi, dan kreativitas yang menggambarkan kualitas pembinaan sepak bola usia dini di Jakarta dan sekitarnya. Sorak dukungan orang tua dan pelatih menambah semarak setiap pertandingan yang berlangsung.
Putra Jakarta Soccer Cup 2 tidak sekadar menjadi turnamen, tetapi momentum penting bagi munculnya bibit-bibit pesepakbola masa depan Indonesia. Berbagai pihak berharap agenda besar ini dapat terus berlanjut dan berkembang, membawa lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk meraih prestasi nasional hingga internasional.
(djutari/red)




