oleh

Pemkab Ciamis Gelar Audensi Bersama LSM Pemuda Terkait Maraknya Rentenir Berkedok Koperasi

-Daerah, Sosial-153 Dilihat

Pemkab Ciamis Gelar Audensi Bersama LSM Pemuda Terkait Maraknya Rentenir Berkedok Koperasi 1CIAMIS, kabarSBI.com – Terkait temuan adanya rentenir berkedok koperasi di Kabupaten Ciamis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis menggelar audiensi bersama LSM Pemuda di Aula Asisten Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Kamis (19/01/2023).

Felix Fernades selaku Direktur Kajian Analisa LSM Pemuda sekaligus Koordinator Wilayah Priangan Timur mengatakan, bahwa pihaknya menemukan adanya rentenir yang berkedok sebagai koperasi.

“Jadi terkait temuan yang kami temukan, ini adalah koperasi yang menurut kami sudah lengkap badan usahanya. Namun selama mereka beraktifitas, mereka melakukan aktivitas penjualan uang dan itu diakui oleh mereka. Jadi, rentenir berkedok koperasi,” ujarnya.

Felix menjelaskan, bunga yang besar menyebabkan masyarakat resah. Karena tidak bisa membayar, sehingga tersitanya sejumlah barang.

“Keluh kesah dari masyarakat itu tidak bisa membayar pinjaman, karena bunga yang besar yaitu 30%, bahkan sampai menyita KIS, KTP, dan barang-barang,” jelasnya.

Makanya temuan kami UMKM itu banyak yang tutup, karena tujuan mereka meminjam itu untuk modal. Tapi karena bunganya yang besar, sehingga tidak mampu membayar,” paparnya.

Felix juga menyebutkan, bahwa banyak masyarakat yang masih tidak mengerti prinsip koperasi.

“Dari lapangan, hasil temuan kami. Masyarakat tidak mengerti prinsip koperasi itu apa, dan kami bantu menjelaskan dan mereka akhirnya paham,”

Akibat dari koperasi yang menetapkan bunga yang besar menyebabkan psikologi masyarakat terganggu, karena pihak koperasi menagih dengan melayangkan ancaman.

“Psikologi daripada narasumber atau masyarakat juga sangat terganggu begitu dramatis,” ucapnya.

Felix menyarakan, agar Kepala Desa tidak memberikan izin sembarangan kepada Koperasi yang akan membuka cabang.

“Sedikit saran, Kepala Desa jangan memberikan izin secara sembarangan kepada Koperasi. Karena bisa menimbulkan masalah, takutnya nanti justru masyarakat bisa menyerang Desa,” ujarnya.

Felix menambahkan, temuan rentenir berkedok koperasi ditemukan di wilayah Babakan Kecamatan Ciamis, dan Kecamatan Sindangkasih.

Menanggapi permasalahan tersebut, Asda (Asisten Daerah) II Kabupaten Ciamis, Aef Saefuloh, S.sos., M.Si mengatakan, bahwa pihaknya telah turun ke lokasi dan segera melakukan tindakan.

“Jadi kami sebenarnya dari OPD teknis langsung melakukan riset di lapangan terkait aduan yang dilaporkan, paling tidak kami menyikapi apa yang terjadi. Sehingga, mudah-mudahan yang menjadi temuan LSM Pemuda terkait Koperasi yang ada di Kabupaten Ciamis dapat diselesaikan,” katanya.

Aef menjelaskan, tujuan dari Koperasi merupakan untuk membantu masyarakat dan sudah memiliki peraturannya.

“Tujuan koperasi sendiri itu membantu perekonomian masyarakat, tapi jika diluar ketentuan maka tidak dibenarkan,” jelasnya.

Aef mengucapkan terimakasih, atas temuan dari LSM Pemuda. Sehingga, pihaknya mengetahui langkah yang akan dilakukan.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Ciamis, mengucapkan terimakasih atas temuannya dan kami tahu apa yang akan kami sikapi,” tandasnya. (bono/red)

Kabar Terbaru