
JAKARTA, kabarSBI.com – Sahabat Bhayangkara Indonesia (SBI) sebuah organisasi yang melahirkan badan usaha yang bergerak di media cetak dan online, Kamis petang (7/3/2019) merayakan hari jadi yang kedua. Bertempat di kantor Pusat beralamat di Jalan Bugis No. 20-22, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Dalam perayaannya, Perusahaan media yang tergolong baru ini melaksanakannya dengan sangat sederhana meski begitu nampak suasana akrab dan penuh kekeluargaan antar manajemen dengan staf dan wartawan.
Hadir pada kesempatan itu, tokoh pers nasional Wilson Lalengke dan tamu kehormatan lainnya. Dalam kesan maupun pesannya Wilson mengapresiasi pergerakan SBI yang semakin masif mengisi ruang-ruang informasi di dunia maya maupun didunia nyata.
Ia berpesan agar SBI dapat terus berkembang dan eksis menyuarakan informasi publik dan mampu menjalin kemitraan yang baik pada instansi pemerintah, swasta dan jaringan international.
Sementara itu, Agung Sulistio selaku penangggungjawab redaksional KabarSBI (Cetak) dan kabarSBI.com (Online) mengaku pihaknya cukup senang dengan loyalitas pada wartawan yang tergabung didalamnya.
Menurutnya, untuk menjalankan roda operasional media baik cetak maupun online diperlukan keseriusan dan pengalaman yang mempuni.

“Kami menyadari untuk bersaing dengan media-media mainstrem itu tidak mudah. Namun kami menyakini bahwa kami punya konsep, punya pasar dan saluran dalam penyampaian informasi yang dapat diandalkan,” ujarnya.
Jadi, kata dia, tidak perlu berkecil hati dalam menjalankan bisnis media cetak maupun online. Yang terpenting baginya ada semangat yang kuat dari manajemen dan wartawan untuk terus menyajikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi masyarakat maupun pemerintah dan kalangan swasta.
“Kita dapat eksis karena kita nyaman dan senang. Senang dulu berada di wadah ini, itu penting. Karena bila wartawan dan manjemen tidak senang dalam menjalankan tugas, sulit rasanya kita dapat maju dan bersaing.”
“Karenanya saya ingin menciptakan suasana redaksional yang nyaman, senang dan penuh keakraban dan kekeluargaan. Setelah itu terpenuhi selanjutnya baru kita mengembangkan diri, mandiri dan berinovasi. Inovasi dengan menciptakan peluang bisnis sehingga kebutuhan keluarga dapat terpenuhi supaya wartawan juga tenang dan fokus dalam menjalankan tugas mulianya,” jelas Agung. (red)




