Peserta Seleksi Perangkat Desa Mengori Berontak, Hasil Tes di Minta di Batalkan dan Diulang

Peserta Seleksi Perangkat Desa Mengori Berontak, Hasil Tes di Minta di Batalkan dan Diulang 1PEMALANG, kabarSBI.com – Gelombang protes mewarnai proses seleksi perangkat Desa Mengori Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang.Sejumlah peserta secara terbuka menyatakan sikap penolakan terhadap hasil tes yang telah diumumkan pada tanggal 29/12/2025. Mereka menilai hasil tes tidak mencerminkan kemampuan peserta sebenarnya dan diduga kuat sarat kejanggalan.l, 9 Januari 2026.

 

Para peserta pun mendesak agar hasil tes dibatalkan serat seleksi diulang secara menyeluruh.

 

Dalam pernyataan itu, peserta secara resmi menuntut pembatalan hasil seleksi dan meminta proses rekrutmen dilaksanakan ulang pada periode berikutnya, dengan alasan adanya ketidaksesuaian prosedur oleh Panitia Seleksi Perangkat Desa Mengori.

 

Surat pernyataan sikap memuat sejumlah poin yang menjadi dasar tuntutan, di antaranya:

1. Tata tertib pembuatan soal ujian tertulis tidak dibacakan sebelum proses dimulai.

2. Petugas pembuat soal tidak menyerahkan alat komunikasi (HP) kepada panitia, meskipun aturan melarang penggunaan perangkat komunikasi saat penyusunan soal.

3. Tidak ada transparansi dan tidak dilibatkan saksi dari perwakilan peserta dalam proses penyusunan soal.

4. Pembuat soal keluar ruangan lebih dari dua kali, serta terdapat aktivitas keluar-masuk panitia di ruang penyusunan soal, yang dinilai mencurigakan.

5. Ruangan pembuatan soal tidak steril, karena memiliki akses yang terhubung ke ruangan lain.

6. Rekapitulasi nilai tes tertulis dianggap janggal, dengan selisih skor antar peserta dinilai terlalu jauh dan tidak wajar, sehingga peserta memandang terdapat kecacatan proses dan kelalaian panitia.

 

Surat tersebut telah dikirim dengan tembusan kepada berbagai pihak, termasuk Bupati Pemalang, Wakil Bupati, Dinpermasdes, Camat Pemalang, Kepala Desa Mengori, Ketua BPD, serta jajaran RT dan RW setempat.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Panitia Seleksi Perangkat Desa Mengori maupun Pemerintah Desa Mengori belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan peserta. Awak media kabarSBI masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi.

 

Kini seleksi perangkat Desa mengori tidak lagi sekedar siapa yang lulus atau gagal.Ia telah berubah ujian bagi nurani, keadilan dan keberanian pemerintah desa untuk bersikap jujur di hadapan warganya sendiri.

 

Di mata para peserta ,hasil tes bukan hanya angka di selembar kertas, melainkan harapan masa depan dan harga diri.

 

Hingga berita ini di turunkan, polemik seleksi perangkat Desa Mengori Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang,masih terus bergulir dan menjadi perhatian masyarakat setempat.

 

(mf/red)