Presiden RI Jenguk Korban Insiden SDN 01 Kalibaru di RS Koja, Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak dan Dunia Pendidikan

Presiden RI Jenguk Korban Insiden SDN 01 Kalibaru di RS Koja, Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak dan Dunia Pendidikan 1JAKARTA UTARA, kabarSBI.com – Presiden Republik Indonesia didampingi Sekretaris Kabinet serta jajaran terkait melakukan kunjungan kemanusiaan ke Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara, Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 12.18 WIB. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menjenguk para siswa SD Negeri 01 Kalibaru yang menjadi korban dalam sebuah insiden yang menimpa lingkungan sekolah.

Kedatangan Presiden RI sontak menarik perhatian masyarakat. Sejumlah warga, keluarga pasien, hingga pengunjung rumah sakit tampak memadati area RS Koja untuk melihat secara langsung kehadiran Kepala Negara. Kehadiran Presiden dinilai sebagai wujud nyata kepedulian dan empati pemerintah terhadap korban, khususnya anak-anak yang tengah menjalani perawatan medis.

Presiden RI terlihat menyempatkan diri memasuki ruang perawatan guna meninjau kondisi para siswa korban insiden. Dalam kesempatan tersebut, Presiden berdialog langsung dengan keluarga korban, mendengarkan keluhan serta harapan mereka, sekaligus memberikan dukungan moril agar para korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Selain menjenguk pasien, Presiden juga melakukan koordinasi dengan manajemen Rumah Sakit Koja dan tenaga medis untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang optimal. Presiden menegaskan bahwa negara hadir dan bertanggung jawab dalam menjamin keselamatan serta pemulihan para korban, tanpa terkecuali.

Kepala Biro SBI DKI Jakarta, Surya, menilai antusiasme masyarakat atas kehadiran Presiden RI mencerminkan rasa bangga dan kepercayaan publik terhadap pemimpin negara yang turun langsung ke lapangan.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Mereka bangga melihat Presiden Republik Indonesia hadir langsung membesuk para korban siswa SD Negeri 01 Kalibaru. Ini merupakan bentuk empati dan kepedulian negara kepada rakyatnya, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Surya.

Lebih lanjut, kunjungan Presiden RI ini diharapkan tidak hanya memberikan dukungan moral bagi para korban dan keluarga, tetapi juga menjadi penguat komitmen pemerintah dalam meningkatkan aspek keselamatan, perlindungan, serta pengawasan di lingkungan pendidikan. Pemerintah diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kunjungan kemanusiaan tersebut menegaskan bahwa perlindungan peserta didik merupakan tanggung jawab bersama dan menjadi prioritas negara, khususnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan layak bagi anak-anak Indonesia, termasuk di wilayah Jakarta Utara.

(surya/red)