PEKALONGAN, kabarSBI.com – Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026 menjadi momentum penting bagi para pekerja untuk menyuarakan aspirasi sekaligus memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan buruh. Di Kabupaten Pekalongan, peringatan ini berlangsung dengan penekanan pada pentingnya keadilan sosial di tengah perubahan zaman.
Kapolres Pekalongan (Kajen), AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal seluruh rangkaian kegiatan May Day dengan pendekatan humanis dan profesional. Ia memastikan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal guna menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Menurutnya, 1 Mei bukan hanya sekadar peringatan tahunan, melainkan refleksi atas perjuangan panjang kaum buruh dalam menuntut hak dan keadilan. Oleh karena itu, Polri hadir untuk menjamin kebebasan berpendapat tetap berjalan seiring dengan terjaganya ketertiban umum.
Mengusung tema “Keadilan Transisi Digital dan Perlindungan Hak Pekerja Tanpa Batas,” peringatan tahun ini menyoroti tantangan era digital yang semakin kompleks. Transformasi teknologi harus diimbangi dengan perlindungan hak pekerja agar tidak terjadi ketimpangan sosial.
AKBP Rachmad juga mengajak seluruh elemen buruh dan masyarakat untuk menjaga situasi tetap damai serta mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi. Sinergi antara aparat, pemerintah, dan pekerja dinilai menjadi kunci dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat.
Dengan semangat kebersamaan di tanggal 1 Mei 2026, peringatan Hari Buruh Internasional di Pekalongan diharapkan menjadi simbol persatuan, keadilan, dan langkah nyata menuju kesejahteraan pekerja yang lebih baik di masa depan.
(tim/red)




