JAKARTA, kabarSBI.com – Upaya penataan kawasan Terminal Tanjung Priok terus menunjukkan hasil positif. Area yang sebelumnya dipenuhi bangunan liar dan tampak kumuh kini bertransformasi menjadi taman hijau yang asri sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan terminal yang bersih, aman, nyaman, dan representatif bagi masyarakat.
Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Terminal Tanjung Priok, Sandi Zamri, menjelaskan bahwa penataan kawasan tersebut merupakan hasil sinergi antara pengelola terminal dengan pemerintah kelurahan, kecamatan, serta berbagai instansi terkait.
“Kami bersinergi dengan stakeholder Kelurahan dan Kecamatan untuk menghidupkan kembali taman yang berada di belakang terminal. Kawasan yang sebelumnya kumuh kini berubah menjadi ruang hijau yang lebih tertata, bersih, dan nyaman,” ujar Sandi Zamri saat ditemui di kantornya, Jumat (31/7/2026).
Sementara itu, Pengendali Terminal Tanjung Priok, Mansyur, mengatakan pembenahan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus menghadirkan fasilitas publik yang lebih layak.
“Kami berharap keberadaan taman ini, ditambah fasilitas tempat penampungan sampah yang memadai, dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung. Ke depan, kami berkomitmen menjaga kawasan terminal tetap bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa,” tuturnya.
Proses penataan kini telah memasuki tahap akhir. Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Tanjung Priok, Nurhayati, menjelaskan bahwa lahan seluas kurang lebih 200 meter persegi tersebut sebelumnya merupakan ruang terbuka hijau yang disalahgunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab dengan mendirikan bangunan liar sehingga menimbulkan kesan kumuh dan berpotensi memicu gangguan ketertiban.
“Sebelum dilakukan penataan, kawasan ini terlebih dahulu kami tertibkan dan bersihkan. Selanjutnya proses penataan dilaksanakan secara kolaboratif bersama PPSU, Satpel Pertamanan dan Hutan Kota, Satpol PP, serta lintas sektor lainnya sejak awal Juli,” jelas Nurhayati.
Ia menambahkan, saat ini pekerjaan telah memasuki tahap penyelesaian, termasuk pembuatan mural sebagai elemen estetika yang mempercantik kawasan taman.
“Alhamdulillah, kawasan ini kini jauh lebih hijau, rapi, indah, dan memberikan suasana yang lebih nyaman bagi masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Satpel Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Kecamatan Tanjung Priok, Aditya Febiarizky, menyampaikan bahwa pihaknya menanam berbagai jenis tanaman hias, di antaranya hanjuang kribo, patah tulang hijau, dracaena, dan hanjuang merah untuk memperkuat fungsi estetika sekaligus penghijauan kawasan.
“Setiap hari kami mengerahkan tujuh petugas untuk melakukan penataan. Kami berharap taman ini dapat dijaga bersama agar tetap bersih, hijau, dan tidak kembali disalahgunakan,” tegasnya.
Transformasi kawasan Terminal Tanjung Priok ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan mampu mengubah kawasan yang sebelumnya kumuh menjadi ruang publik yang lebih tertata, nyaman, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Reporter: Djutari & Red




