Tim Jibom Gegana Polda Jabar Rampungkan Penanganan Amunisi Pascaledakan di Cipatat, Lokasi Dinyatakan Aman

Tim Jibom Gegana Polda Jabar Rampungkan Penanganan Amunisi Pascaledakan di Cipatat, Lokasi Dinyatakan Aman 1BANDUNG BARAT, kabarSBI.com – Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat telah menyelesaikan seluruh rangkaian penanganan teknis pascaledakan amunisi militer di Kampung Ciparang, Desa Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Penuntasan operasi tersebut menandai berakhirnya proses sterilisasi terhadap lokasi kejadian, setelah sebelumnya ditemukan sisa amunisi yang masih berpotensi membahayakan keselamatan, 9 Juli 2026.

Tim Jibom Gegana Polda Jabar Rampungkan Penanganan Amunisi Pascaledakan di Cipatat, Lokasi Dinyatakan Aman 2

Berdasarkan keterangan resmi, personel Unit Jibom melaksanakan disposal atau pemusnahan terhadap sisa amunisi militer jenis mortir lapangan yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Seluruh proses dilakukan dengan menerapkan prosedur penanganan bahan peledak sesuai standar operasional, mengingat karakteristik amunisi yang memiliki tingkat risiko tinggi apabila tidak ditangani secara tepat.

Tim Jibom Gegana Polda Jabar Rampungkan Penanganan Amunisi Pascaledakan di Cipatat, Lokasi Dinyatakan Aman 3

Operasi dipimpin oleh Wakasubden 2 Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat, AKP Heri Purwanto, didampingi Danden Gegana, Kompol Iyus Ali Yusuf, S.H. Setelah seluruh tahapan selesai dilaksanakan, tim menyerahkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada Panit Reskrim Polsek Cipatat, IPTU Trianto Harri S., S.H., sebagai bagian dari proses penyelidikan yang masih berjalan.

Tim Jibom Gegana Polda Jabar Rampungkan Penanganan Amunisi Pascaledakan di Cipatat, Lokasi Dinyatakan Aman 4

Kompol Iyus Ali Yusuf mengatakan, penanganan amunisi dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan personel maupun masyarakat. Menurut dia, seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) penjinakan bahan peledak untuk memastikan tidak ada lagi sisa amunisi yang berpotensi menimbulkan ancaman di lokasi kejadian.

 

Sementara itu, AKP Heri Purwanto menyampaikan bahwa seluruh proses disposal dan pengamanan amunisi telah diselesaikan secara menyeluruh. Berdasarkan hasil pemeriksaan akhir di lapangan, tidak ditemukan lagi benda berbahaya yang memerlukan tindakan lanjutan sehingga lokasi dinyatakan aman dan dapat diserahkan kembali kepada penyidik untuk kepentingan proses hukum.

 

Penanganan yang dilakukan Unit Jibom menjadi bagian penting dalam tahapan pemulihan pascaledakan. Selain menghilangkan potensi bahaya dari sisa amunisi, proses tersebut juga memberikan kepastian keamanan bagi masyarakat di sekitar lokasi sekaligus mendukung kelancaran penyelidikan guna mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan insiden ledakan tersebut.

 

Keberhasilan operasi ini mencerminkan kesiapan dan profesionalisme personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat dalam menangani ancaman bahan peledak. Dengan selesainya proses sterilisasi, fokus penanganan selanjutnya berada pada proses penyelidikan untuk memastikan seluruh aspek peristiwa dapat diungkap secara komprehensif sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

(tim/red)