oleh

Apel Deklarasi Netralitas ASN Kabupaten Pangandaran, Bupati Jeje: Untuk Kepentingan Masyaeakat Kita Harus Hadir

Apel Deklarasi Netralitas ASN Kabupaten Pangandaran, Bupati Jeje: Untuk Kepentingan Masyaeakat Kita Harus Hadir 1
Apel Kesadaran dan Deklarasi Netralitas ASN Kabupaten Pangandaran di Halaman Kantor Bupati Pangandaran,

PANGANDARAN, kabarSBI.com – Apel Kesadaran dan Deklarasi Netralitas ASN Kabupaten Pangandaran bertempat di Halaman Kantor Bupati Pangandaran, dipimpin langsung oleh Bupati H. Jeje Wiradinata, Kamis 17/09/2020

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Pangandaran H Adang Hadari, Sekertaris Daerah Kabupaten Pangandaran Drs. H Kusdiana MM, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran, Anggota DPRD, Para Kepala SKPD lingkup Kabupaten Pangandaran, Ketua Bawaslu, KPU Kabupaten Pangandaran, Danramil, Kapolsek serta para Camat Se-Kabupaten Pangandaran.

Dalam sambutannya H. Jeje Wiradinata menyampaikan kesadaran dalam rangka untuk mengingatkan kembali tentang pelayanan dan kepentingan masyarakat.

“Hari ini Tanggal 17 September kembali kita mengadakan apel kesadaran dalam rangka untuk mengingatkan kembali bahwa kita adalah merupakan bagian yang utuh dari pelayan dan pengayom kepada kepentingan masyarakat, tentu apel itu harus jadi momentum kembali dalam rangka meningkatkan satu kesadaran kita bahwa kita ada, kita hadir dalam rangka kepentingan masyarakat Kabupaten Pangandaran,” ungkap Jeje

Dirinya selalu mengulang-ulang hal demikian, karena sasaran yang kita kerjakan itulah barangkali yang harus kita pahami secara utuh bahwa kita hadir karena ada masyarakat di depan, di belakang, diatas dan dipinggir kita”, Imbuhnya.

Dengan pelaksanaan apel ini menurut Bupati diharapkan menjadi motivasi agar etos kerja lebih meningkat lagi.

Beliau pun mengatakan Kabupaten Pangandaran pada 9 Desember 2020 nanti, akan mengadakan pilkada yang intinya memilih pemimpin untuk pangandaran kedepan.

“Tentu sebentar lagi masyarakat Pangandaran akan kembali memilih pemimpin agar besok lahir sebuah pemimpin yang betul-betul memahami, mampu memberikan jawaban terhadap kehendak dan keinginan masyarakat”, ujarnya.

Tambah Bupati, Pilkada nanti harus merupakan titik sambung dari pembangunan yang sudah ada, isu strategis, hal-hal yang mendasar, persoalan dalam rangka peningkatan kesejahteraan tentu menjadi fokus.Mengenai netralitas ASN Bupati berharap agar semua ASN di Kabupaten Pangandaran bisa menempatkan diri sesuai aturan yang berlaku.

“Saya meyakini betul rekan-rekan ASN adalah bagian dari kehidupan masyarakat. Rekan-rekan pasti berkumpul dengan kehidupan masyarakat. SDM ASN tentu lebih dari sisi kualitas akademis minimal seperti itu. Tentu masyarakat akan bertanya, masyarakat akan meminta saran dan pendapat. Apa yang menjadi dan apa yang boleh dan tidak boleh, didik masyarakat, kasih tahu masyarakat, cerdaskan masyarakat”, ungkapnya.

Lanjutnya, Pilkada bukan persoalan, siapa pun yang menjadi calon, pilkada betul-betul harus melahirkan sebuah konsep dan gagasan. Pilkada bukan tempat menjelek-jelekan orang dan sebagainya. Pilkada adalah tempatnya untuk beradu gagasan, beradu konsep agar rakyat di edukasi, agar rakyat memahami secara politik bahwa kehidupan kita tidak lepas dari kondisi-kondisi demokrasi yang ada. Ini merupakan bagian dari tata kehidupan yang diatur berdasarkan undang-undang atau konstitusi undang-undang.

Diakhir pidatonya Bupati berharap koordinasi komunikasi harus terus dijaga.

“Sistem yang sudah berjalan, komunikasi dan koordinasi yang sudah berjalan dengan baik. Untuk itu saya berpesan, jaga sistem dengan baik, agar etos kerja dan kinerja kita bisa berjalan dengan baik”, pungkasnya. (rahman/r/as)

 

Kabar Terbaru